PUBLINEPUBLINE

Primary Journal of Multidisciplinary ResearchPrimary Journal of Multidisciplinary Research

Masa remaja merupakan periode transisi yang penuh tantangan secara biologis, psikologis, dan sosial. Kesehatan mental remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor interrelasi, termasuk aspek psikososial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh faktor psikososial seperti dukungan keluarga, interaksi teman sebaya, dan tekanan akademik, serta faktor lingkungan seperti kondisi sekolah, lingkungan digital, dan komunitas terhadap kesehatan mental remaja. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menganalisis artikel dan jurnal selama sepuluh tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa faktor psikososial berperan dominan dalam menentukan kesehatan mental remaja. Remaja yang mendapatkan dukungan emosional dari keluarga dan teman sebaya cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah dan kesejahteraan mental yang lebih baik. Sebaliknya, kurangnya dukungan sosial, bullying, dan tuntutan akademik tinggi meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan perilaku menyimpang. Faktor lingkungan, khususnya paparan media sosial dan kondisi sekolah, juga menunjukkan dampak signifikan. Lingkungan yang sehat, aman, dan inklusif dapat menjadi faktor pelindung bagi kesehatan mental remaja. Kesimpulan tinjauan ini adalah bahwa kesehatan mental remaja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga sangat bergantung pada konteks sosial dan lingkungan di mana mereka berkembang. Oleh karena itu, upaya promotif dan preventif harus melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara kolaboratif untuk menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan psikologis yang sehat.

Kesehatan mental remaja dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor internal, psikososial, dan lingkungan.Faktor psikososial seperti dukungan keluarga dan interaksi positif dengan teman sebaya berperan sebagai pelindung terhadap tekanan yang dihadapi remaja.Lingkungan sekolah yang mendukung dan aman serta pengelolaan paparan media sosial yang bijak juga menjadi determinan penting.Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan psikologis remaja.Upaya holistik yang melibatkan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat ketahanan mental remaja sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang resilien, adaptif, dan produktif.

Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan meliputi: (1) Studi tentang dampak program literasi digital terhadap pengelolaan tekanan sosial dan kecemasan remaja di era media sosial. (2) Penelitian mengenai efektivitas kebijakan sekolah dalam menciptakan lingkungan inklusif yang mencegah bullying dan meningkatkan kesejahteraan mental siswa. (3) Analisis peran komunitas lokal dalam memberikan dukungan psikososial kepada remaja dari latar belakang marginal atau rentan. Ketiga saran ini dapat membantu memperluas pemahaman tentang cara mengatasi tantangan kesehatan mental remaja secara holistik, dengan fokus pada inovasi pendekatan intervensi berbasis lingkungan dan kolaborasi lintas sektor.

Read online
File size814.65 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test