PUBLINEPUBLINE
Primary Journal of Multidisciplinary ResearchPrimary Journal of Multidisciplinary ResearchPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) sebagai penanganan awal cedera sprain dan strain pada atlet karate tingkat pemula dan lanjutan. Latar belakang penelitian ini muncul dari tingginya insiden cedera pergelangan kaki, lutut, dan lengan dalam karate, serta perdebatan yang sedang berlangsung mengenai relevansi metode RICE dibandingkan protokol yang lebih baru seperti PRICE dan POLICE. Desain kuantitatif komparatif digunakan dengan mengukur empat parameter utama—intensitas nyeri, lingkar edema, rentang gerak sendi (ROM), dan stabilitas sendi—pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5 setelah cedera. Temuan menunjukkan bahwa metode RICE efektif dalam mengurangi nyeri dan pembengkakan secara signifikan dalam 48–72 jam pertama setelah cedera pada kedua kelompok atlet. Peningkatan ROM juga terjadi secara progresif, dengan atlet lanjutan menunjukkan pemulihan yang lebih cepat daripada pemula, terutama pada stabilitas sendi dan kinerja fungsional. Hasil ini selaras dengan literatur kontemporer yang menyoroti manfaat aplikasi es, kompresi, elevasi, dan istirahat terkontrol selama fase inflamasi akut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode RICE tetap relevan sebagai protokol pertolongan pertama dasar untuk cedera sprain dan strain dalam karate, meskipun intervensi selanjutnya harus mengikuti pedoman praktik berbasis bukti yang diperbarui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat edukasi pertolongan pertama bagi pelatih, atlet, dan personel pendukung olahraga.
Metode RICE terbukti efektif secara signifikan sebagai penanganan awal cedera sprain dan strain pada atlet karate tingkat pemula maupun lanjutan, mampu mengurangi nyeri, menekan pembengkakan, dan meningkatkan mobilitas sendi dalam 48-72 jam pertama pasca cedera.Meskipun atlet lanjutan menunjukkan respons pemulihan yang sedikit lebih cepat terutama pada stabilitas sendi, RICE tetap menjadi intervensi dasar yang praktis dan memberikan dampak fisiologis awal yang krusial bagi kedua kategori atlet sebelum penanganan lanjutan.Dengan demikian, RICE masih sangat relevan sebagai langkah standar pertolongan pertama pada cedera akut olahraga bela diri seperti karate, didukung pula oleh pentingnya edukasi untuk implementasi yang benar dan intervensi lanjutan yang berbasis bukti terbaru.
Penelitian mendatang dapat memperluas pemahaman tentang penanganan cedera olahraga dengan beberapa arah inovatif. Pertama, mengingat penelitian ini hanya berfokus pada 72 jam pertama, studi longitudinal sangat diperlukan untuk membandingkan efektivitas metode RICE dengan protokol penanganan cedera modern seperti POLICE atau PEACE & LOVE dalam jangka waktu yang lebih panjang. Penelitian ini bisa mengevaluasi dampak pada pemulihan fungsional, risiko cedera berulang, serta waktu kembali berlatih dan bertanding bagi atlet karate, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang relevansi setiap protokol dalam fase subakut hingga kronis. Kedua, karena studi ini mengidentifikasi faktor nutrisi sebagai variabel yang tidak terkontrol, penelitian selanjutnya dapat secara spesifik menginvestigasi peran intervensi nutrisi, seperti suplementasi antioksidan atau senyawa anti-inflamasi (misalnya kurkumin yang disebutkan dalam literatur), dalam mempercepat proses pemulihan otot dan jaringan lunak saat dikombinasikan dengan metode RICE. Hal ini dapat mengungkap potensi sinergis antara penanganan fisik dan dukungan metabolik dalam manajemen cedera. Terakhir, mengingat adanya perbedaan respons pemulihan antara atlet pemula dan lanjutan, akan sangat berharga untuk mengembangkan dan menguji protokol RICE yang disesuaikan secara individual. Penelitian ini bisa mengeksplorasi modifikasi intensitas kompresi, durasi aplikasi es, atau integrasi dengan latihan mobilisasi dini yang terkontrol, berdasarkan karakteristik biomekanik dan adaptasi fisiologis spesifik pada masing-masing tingkat pengalaman atlet. Tujuan utamanya adalah untuk mengoptimalkan efektivitas RICE agar lebih relevan dan efisien bagi setiap kategori atlet karate.
- Actuator for Nano biomedical Research. actuator nano biomedical research biomedres us one westbrook corporate... biomedres.us/fulltexts/BJSTR.MS.ID.003295.phpActuator for Nano biomedical Research actuator nano biomedical research biomedres us one westbrook corporate biomedres us fulltexts BJSTR MS ID 003295 php
- Efektivitas Metode RICE dalam Penanganan Awal Cedera Sprain dan Strain pada Atlet Karate Tingkat Pemula... doi.org/10.70716/pjmr.v1i5.325Efektivitas Metode RICE dalam Penanganan Awal Cedera Sprain dan Strain pada Atlet Karate Tingkat Pemula doi 10 70716 pjmr v1i5 325
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12891-024-07655-zClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12891 024 07655 z
| File size | 900.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBBUBB PT Semen Padang (Persero) Tbk adalah salah satu perusahaan semen di Indonesia yang mengandalkan bahan baku batu gamping dari aktivitas pertambangan. JalanPT Semen Padang (Persero) Tbk adalah salah satu perusahaan semen di Indonesia yang mengandalkan bahan baku batu gamping dari aktivitas pertambangan. Jalan
UBBUBB Data penelitian ini terdiri dari geometri, fragmentasi peledakan, dan waktu siklus pemuatan hopper. Penelitian ini menggunakan metode dengan estimasi geometriData penelitian ini terdiri dari geometri, fragmentasi peledakan, dan waktu siklus pemuatan hopper. Penelitian ini menggunakan metode dengan estimasi geometri
UIGMUIGM Internal factors like cadre loyalty, political capacity, and proximity to party elites are initial considerations, while external factors such as electability,Internal factors like cadre loyalty, political capacity, and proximity to party elites are initial considerations, while external factors such as electability,
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kapasitas Fiskal, Regulasi Inklusif, dan Belanja Sosial terhadap Program Disabilitas dengan Tingkat KemiskinanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kapasitas Fiskal, Regulasi Inklusif, dan Belanja Sosial terhadap Program Disabilitas dengan Tingkat Kemiskinan
BUNDADELIMABUNDADELIMA Pendahuluan: Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang sangat dipengaruhi kualitas tidur. Gangguan tidur dapat berdampak negatifPendahuluan: Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang sangat dipengaruhi kualitas tidur. Gangguan tidur dapat berdampak negatif
PUBLINEPUBLINE Dengan langkah-langkah tersebut, program insentif pajak tidak hanya berfungsi sebagai keringanan beban fiskal, tetapi juga sebagai motor penggerak yangDengan langkah-langkah tersebut, program insentif pajak tidak hanya berfungsi sebagai keringanan beban fiskal, tetapi juga sebagai motor penggerak yang
PD PGMIPD PGMI Data dikumpulkan dari 127 siswa dan 15 guru melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah siswa menunjukkan preferensiData dikumpulkan dari 127 siswa dan 15 guru melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah siswa menunjukkan preferensi
UBBUBB d. -200 mesh. Pengaturan variabel ball mill yang kurang tepat mengakibatkan material hasil gerusan ball mill berukuran kasar (20 s. 50 mesh), sehinggad. -200 mesh. Pengaturan variabel ball mill yang kurang tepat mengakibatkan material hasil gerusan ball mill berukuran kasar (20 s. 50 mesh), sehingga
Useful /
EDUPEDEDUPED Bentuk tindakan tutur dominan adalah deklaratif, mencerminkan konflik intens, perbedaan pendapat, dan perspektif berlawanan antar karakter. Fungsi tindakanBentuk tindakan tutur dominan adalah deklaratif, mencerminkan konflik intens, perbedaan pendapat, dan perspektif berlawanan antar karakter. Fungsi tindakan
DINASTIRESDINASTIRES Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas/likuiditas dengan struktur modal. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internalUkuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas/likuiditas dengan struktur modal. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal
MAND YCMMMAND YCMM Perempuan memainkan peran penting dalam kehidupan keluarga di daerah rawan banjir, dan mayoritas responden bekerja sebagai buruh. Tingkat kecemasan ringanPerempuan memainkan peran penting dalam kehidupan keluarga di daerah rawan banjir, dan mayoritas responden bekerja sebagai buruh. Tingkat kecemasan ringan
MAND YCMMMAND YCMM Pemberian intervensi berupa latihan range of motion (ROM) yang dilakukan secara teratur dua kali sehari dengan durasi ±20 menit menunjukkan adanya peningkatanPemberian intervensi berupa latihan range of motion (ROM) yang dilakukan secara teratur dua kali sehari dengan durasi ±20 menit menunjukkan adanya peningkatan