JOURNALSJOURNALS

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)

Praktek prostitusi, terutama bagi perempuan dan anak, merupakan kejahatan kompleks yang membutuhkan penanganan komprehensif dan terpadu. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) memberikan ancaman pidana untuk pelacuran online. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan data primer dan sekunder. Tujuan penelitian adalah memberikan keadilan dan kepastian dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana. Polisi memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan sesuai dengan KUHAP.

Perdagangan manusia, khususnya bagi perempuan dan anak, adalah kejahatan kompleks yang membutuhkan penanganan komprehensif.Undang-Undang ITE memberikan ancaman pidana untuk pelacuran online.Dalam penegakan hukum, Polri memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan KUHAP.Pelaku prostitusi melalui media online dapat dikenakan sanksi yang lebih berat karena terjerat oleh tiga undang-undang.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide: Pertama, menganalisis efektivitas penerapan undang-undang ITE dalam menangani prostitusi online. Kedua, meneliti peran dan strategi aparat penegak hukum dalam menangani kasus-kasus prostitusi melalui media elektronik. Ketiga, mengkaji dampak sosial dan psikologis dari praktik prostitusi online terhadap korban, terutama anak-anak dan perempuan.

  1. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI). penanganan praktek prostitusi elektronik jurnal ilmu... doi.org/10.52436/1.jishi.13Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia JISHI penanganan praktek prostitusi elektronik jurnal ilmu doi 10 52436 1 jishi 13
Read online
File size739.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test