JOURNALSJOURNALS

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)

Kualitas lulusan adalah karya utama dari sebuah Perguruan Tinggi. Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) memastikan kualitas lulusannya dengan menyediakan Pusat Pengembangan Karir yang diberi nama Career Development Centre (CDC) yang memiliki fungsi vital dalam pengembangan lembaga yang berkelanjutan. CDC dapat memenuhi penyediaan kebutuhan internal Fakultas dan Program Studi berupa: penyediaan data lulusan (tracer study), tingkat outcome yang telah dihasilkan oleh UM Bengkulu, serta data kesiapan para alumni untuk berkompetisi dalam memasuki dunia kerja. Pengumpulan data tracer study (TS) yang dilakukan dalam penelitian bersifat kuantitatif ini menggunakan metode kuisioner (penyebaran angket melalui email, whatsapp, dan ditelpon langsung). Adapun pelaksanaan kegiatan tracer studi di UM Bengkulu dilaksanakan sekali setahun. Mekanisme pelaksanaan TS ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, analisis dan evaluasi, serta pelaporan. Terdapat beberapa kegiatan yang telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan TS yaitu: Diskusi Hasil Pengolahan Data TS, Pembekalan Kerja untuk Alumni dan Orientasi TS, diskusi capaian TS, pelaksanaan TS alumni, dan orientasi TS bagi calon alumni. Pada kesempatan lainnya di masa yang akan datang, pelaksanaan TS dapat didukung dengan menggelar career fair secara daring guna menjaring partisipasi para alumni. Output atau outcome yang didapatkan pada akhir pelaksanaan TS dapat digunakan sebagai bahan kajian UM Bengkulu dari sisi proses dan input lulusan, sebagai dasar melakukan revisi kurikulum, meningkatkan kerja sama dengan IDUKA, pemenuhan data dan informasi untuk akreditasi Program Studi dan PT, serta meningkatkan branding dan promosi UM Bengkulu. Gross Response Rate dari kuisioner yang disebarkan kepada para alumni mencapai 49,48%. Angka response rate ini tentunya cukup baik dan akan terus ditingkatkan di Tracer Study tahun-tahun berikutnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi tracer study di UM Bengkulu memiliki tantangan seperti response rate yang masih rendah dan kesulitan dalam mengumpulkan data alumni.CDC berperan penting dalam memantau kualitas lulusan dan mendukung pengembangan institusi.Saran untuk penelitian lanjutan termasuk pengembangan metode pengumpulan data yang lebih efektif dan analisis dampak tracer study terhadap kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode pengumpulan data tracer study yang lebih efektif, seperti penggunaan platform digital berbasis AI untuk meningkatkan partisipasi alumni. Selain itu, studi tentang dampak program Career Development Centre (CDC) terhadap kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mengkaji peran tracer study dalam memperkuat kolaborasi antara universitas dengan industri, terutama dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang lebih inovatif untuk meningkatkan kesadaran alumni tentang pentingnya tracer study. Selain itu, analisis jangka panjang tentang perubahan tren pekerjaan lulusan UM Bengkulu dapat menjadi arah penelitian baru. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi untuk memperbaiki akurasi dan kecepatan proses pengumpulan data. Terakhir, studi tentang perbandingan hasil tracer study antar program studi dapat membantu identifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing program.

  1. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI). implementasi kendala pelaksanaan tracer syudy universitas... doi.org/10.52436/1.jishi.22Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia JISHI implementasi kendala pelaksanaan tracer syudy universitas doi 10 52436 1 jishi 22
Read online
File size287.63 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test