STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY

Jurnal Ekonomi dan BisnisJurnal Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV), sedangkan struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas masing-masing diproksikan oleh Debt to Equity Ratio (DER), Dividend Payout Ratio (DPR), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 18 perusahaan dengan 72 observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai adjusted R square sebesar -0,014 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan nilai perusahaan sangat rendah, sehingga faktor lain di luar model penelitian lebih dominan dalam menjelaskan variasi nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penilaian investor di pasar modal tidak hanya ditentukan oleh rasio keuangan internal, tetapi juga oleh kondisi eksternal dan ekspektasi pasar.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024.Kebijakan dividen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Demikian pula, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Secara simultan, struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,574.Nilai adjusted R Square sebesar -0,014 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan nilai perusahaan sangat rendah.Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih dominan dalam memengaruhi nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, perubahan regulasi, dan dinamika industri terhadap nilai perusahaan, yang belum dijelaskan oleh variabel internal dalam model ini. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan membandingkan perusahaan di sektor lain untuk mengevaluasi apakah hasil yang ditemukan bersifat umum atau spesifik pada subsektor makanan dan minuman. Ketiga, penggunaan metode analisis yang berbeda, seperti pendekatan kualitatif atau penggabungan data primer dan sekunder, dapat memberikan perspektif lebih mendalam tentang bagaimana faktor-faktor non-finansial seperti reputasi perusahaan atau inovasi produk memengaruhi persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika nilai perusahaan dan mengidentifikasi variabel yang mungkin belum dipertimbangkan dalam penelitian sebelumnya.

Read online
File size145.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test