HIPKINHIPKIN

Hipkin Journal of Educational ResearchHipkin Journal of Educational Research

Social media learning adalah salah satu bentuk pemanfaatan media sosial sebagai pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan, kolaboratif, dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi social media learning dalam pembelajaran sekolah dasar, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah studi literatur. Penggunaan metode studi literatur dalam penelitian ini adalah sebagai langkah awal dalam perencanaan pada penelitian dengan memanfaatkan perpustakaan untuk data di lapangan tanpa perlu terjun langsung. Analisis data kajian pustaka dilakukan dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi social media learning dalam pembelajaran sekolah dasar menunjukkan bahwa social media learning memiliki pengaruh positif dalam pembelajaran sekolah dasar, seperti 1) memperluas akses dan sumber belajar bagi peserta didik dan guru; 2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif dan kolaboratif peserta didik; 3) memperkaya pengalaman dan pengetahuan peserta didik tentang isu-isu sosial; 4) membangun komunikasi dan hubungan yang baik antar peserta didik, guru, dan orang tua. Implementasi social media learning juga memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar peserta didik, seperti meningkatnya partisipasi, minat, kreativitas, pemahaman, dan prestasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, social media learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dan inovatif di sekolah dasar.

0, peran social media learning semakin mengemuka dan menjadi krusial dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar.Social media learning, sebagai konsep inovatif, merangkul pemanfaatan media sosial sebagai alat pembelajaran yang memfasilitasi interaksi dan kolaborasi yang dinamis antara peserta didik, guru, dan komunitas pendidikan.Pendekatan ini menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif.Social media learning tidak hanya sekedar merangkul perkembangan teknologi, tetapi juga menciptakan ruang untuk pembelajaran yang inklusif.Dengan memungkinkan peserta didik untuk berpartisipasi aktif, berbagi ide, dan berkolaborasi, social media learning memberikan nuansa pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di era digital ini.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak penggunaan media sosial terhadap perkembangan kognitif dan emosional anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengkaji perbedaan efektivitas berbagai platform media sosial dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif dan kreativitas peserta didik. Penelitian juga bisa menggali strategi pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital secara efektif tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan data. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan media sosial dalam konteks pembelajaran multibahasa atau pembelajaran inklusif untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Terakhir, perlu dilakukan studi tentang pengaruh budaya digital terhadap perilaku sosial peserta didik dan bagaimana hal ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter.

Read online
File size251.08 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test