SINERGISSINERGIS
ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanInfeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri multiresisten, seperti Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae penghasil Extended-Spectrum Beta-Lactamases (ESBL), menjadi tantangan utama dalam perawatan kesehatan. Kedua bakteri ini mengurangi efektivitas antibiotik, memperburuk kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas klorheksidin dalam mendesinfeksi perangkat medis yang terkontaminasi bakteri penghasil ESBL. Metode penelitian ini melibatkan inokulasi bakteri pada permukaan plastik dan disinfeksi dengan klorheksidin pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5% selama 10 menit, dengan kelompok kontrol menggunakan air steril dan alkohol 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klorheksidin efektif dalam mengurangi koloni E. coli dan K. pneumoniae. Efikasi tertinggi pada E. coli ditemukan pada konsentrasi 7,5%, sedangkan pada K. pneumoniae, konsentrasi 2,5% memberikan hasil terbaik. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua bakteri tersebut merespon secara berbeda terhadap peningkatan konsentrasi klorheksidin. Mekanisme kerja kloroheksidin melibatkan kerusakan membran bakteri dan menyebabkan lisis sel, klorheksidin menunjukkan potensi kuat sebagai desinfektan untuk alat medis guna mencegah infeksi yang terkait dengan layanan kesehatan.
Klorheksidin terbukti sangat efektif dalam menurunkan jumlah koloni bakteri penghasil ESBL, bahkan pada konsentrasi rendah.Dalam perbandingan dengan alkohol 70%, klorheksidin menunjukkan kemampuan disinfeksi yang lebih superior, terutama dalam mengatasi bakteri multiresisten.Klorheksidin memiliki stabilitas kimia yang baik dan aman digunakan dalam prosedur disinfeksi alat kesehatan.Penggunaan klorheksidin sebaiknya disesuaikan dengan jenis alat dan kondisi permukaan yang akan didesinfeksi.Disarankan untuk memantau kemungkinan munculnya resistensi terhadap klorheksidin meskipun laporan resistensinya masih jarang.Penerapan konsentrasi klorheksidin rendah dapat mengurangi potensi iritasi dan memberikan efisiensi ekonomi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas klorheksidin dalam kondisi lingkungan klinis nyata, bukan hanya dalam uji in vitro. Selain itu, penelitian bisa mencakup variasi genetik dari berbagai strain bakteri ESBL untuk memastikan hasil yang lebih umum. Terakhir, studi dapat mengeksplorasi penggunaan klorheksidin pada berbagai jenis bahan permukaan alat medis yang lebih beragam, seperti logam atau kain, untuk memperluas aplikasinya dalam praktik kesehatan. Penelitian juga bisa mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan klorheksidin terhadap munculnya resistensi bakteri, serta mengkaji kombinasi klorheksidin dengan agen antimikroba lain untuk meningkatkan efektivitas desinfeksi. Selain itu, studi tentang optimalisasi waktu kontak klorheksidin dengan permukaan alat medis berbeda bisa dilakukan untuk menentukan protokol disinfeksi yang lebih efisien. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas klorheksidin dengan desinfektan lain dalam konteks penggunaan di fasilitas kesehatan yang berbeda. Kajian tentang keamanan klorheksidin untuk penggunaan berulang pada alat medis tertentu juga penting untuk memastikan tidak ada efek samping jangka panjang. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengembangan formulasi klorheksidin yang lebih stabil dan efektif untuk lingkungan klinis spesifik. Akhirnya, studi tentang pengaruh konsentrasi klorheksidin terhadap berbagai jenis bakteri multiresisten selain ESBL dapat memberikan wawasan lebih luas tentang potensi penggunaannya dalam pencegahan infeksi nosokomial.
- Daily Chlorhexidine Bath for Health Care Associated Infection Prevention (CLEAN-IT): protocol for a multicenter... doi.org/10.62675/2965-2774.20240053-enDaily Chlorhexidine Bath for Health Care Associated Infection Prevention CLEAN IT protocol for a multicenter doi 10 62675 2965 2774 20240053 en
- Chlorhexidine as a Disinfectant in the Prosthodontic Practice: A Comprehensive Review | Cureus. disinfectant... doi.org/10.7759/cureus.30566Chlorhexidine as a Disinfectant in the Prosthodontic Practice A Comprehensive Review Cureus disinfectant doi 10 7759 cureus 30566
| File size | 479.01 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Analisis menggunakan uji contingency coefficient. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan kebersihan tangan dengan kejadian Phlebitis (p =Analisis menggunakan uji contingency coefficient. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan kebersihan tangan dengan kejadian Phlebitis (p =
SINERGISSINERGIS Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna KB suntik 3 bulan mengalami siklus menstruasi tidak teratur, sedangkan pengguna KB suntik 1Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna KB suntik 3 bulan mengalami siklus menstruasi tidak teratur, sedangkan pengguna KB suntik 1
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan frekuensi dan distribusi HAI. Satu per enam anak di rumah sakit kami mengalami HAI, dengan tingkat insidensiTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan frekuensi dan distribusi HAI. Satu per enam anak di rumah sakit kami mengalami HAI, dengan tingkat insidensi
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Serbuk gigi herbal (F3) efektif melawan bakteri penyebab plak gigi Streptococcus mutans ATCC 25175 sebesar 3,6 mm. Formula F3 menunjukkan stabilitas danSerbuk gigi herbal (F3) efektif melawan bakteri penyebab plak gigi Streptococcus mutans ATCC 25175 sebesar 3,6 mm. Formula F3 menunjukkan stabilitas dan
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Penelitian ini bertujuan guna mengetahui aktivitas antioksidan sediaan clay mask. Metode ini meliputi ekstraksi daun pepaya dan bunga telang menggunakanPenelitian ini bertujuan guna mengetahui aktivitas antioksidan sediaan clay mask. Metode ini meliputi ekstraksi daun pepaya dan bunga telang menggunakan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Temuan ini sangat penting untuk mendukung intervensi kesehatan masyarakat dan pengembangan kebijakan keamanan pangan yang efektif. Makanan jalanan di berbagaiTemuan ini sangat penting untuk mendukung intervensi kesehatan masyarakat dan pengembangan kebijakan keamanan pangan yang efektif. Makanan jalanan di berbagai
SINERGISSINERGIS Sedangkan P3 merupakan MP-ASI komersil. Metode yang digunakan untuk deteksi cemaran logam yaitu ICP-MS, cemaran mikroba coliform dan Escherichia coli denganSedangkan P3 merupakan MP-ASI komersil. Metode yang digunakan untuk deteksi cemaran logam yaitu ICP-MS, cemaran mikroba coliform dan Escherichia coli dengan
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Antibiotik resisten adalah masalah utama dalam pengelolaan penyakit infeksi. Bakteri multiresisten (MDR) dapat dibawa oleh pasien yang baru dirawat danAntibiotik resisten adalah masalah utama dalam pengelolaan penyakit infeksi. Bakteri multiresisten (MDR) dapat dibawa oleh pasien yang baru dirawat dan
Useful /
GOODWOODPUBGOODWOODPUB Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang diestimasi melalui Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) di SmartPLSData dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang diestimasi melalui Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) di SmartPLS
SINERGISSINERGIS Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting untuk diterapkan guna membangun kebiasaan baik di seluruh kampus. PHBS di lingkungan kampus masih seringPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting untuk diterapkan guna membangun kebiasaan baik di seluruh kampus. PHBS di lingkungan kampus masih sering
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Pemanfaatan katalog oleh pemustaka di perpustakaan MAS Jabal Rahmah belum termanfaatkan. Kendala yang dihadapi oleh perpustakaan tersebut adalah kekuranganPemanfaatan katalog oleh pemustaka di perpustakaan MAS Jabal Rahmah belum termanfaatkan. Kendala yang dihadapi oleh perpustakaan tersebut adalah kekurangan