UnlaUnla

JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Kinerja ESG terhadap nilai perusahaan serta menginvestigasi dampak masing-masing dimensi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) terhadap nilai perusahaan bank di Indonesia. Populasi terdiri dari seluruh perusahaan bank yang beroperasi di Indonesia selama periode 2019–2024. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria seperti konsistensi penerbitan laporan tahunan dan keberlanjutan, ketersediaan data ESG lengkap, dan informasi keuangan yang memadai. Diperoleh 27 perusahaan bank dengan 140 observasi tahun-perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Hasil menunjukkan bahwa Kinerja ESG secara negatif memengaruhi nilai perusahaan, menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia belum sepenuhnya mengintegrasikan manfaat jangka panjang praktik ESG ke dalam penilaian perusahaan. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa Skor Sosial (SOC) secara negatif memengaruhi nilai perusahaan, sedangkan Skor Lingkungan (ENV) dan Skor Tata Kelola (GOV) tidak memiliki pengaruh signifikan. Uji robustness menggunakan transformasi logaritmik Tobins Q, eksklusi outlier, dan standar error robust mengonfirmasi konsistensi hasil. Studi menyimpulkan bahwa implementasi ESG di sektor perbankan Indonesia saat ini lebih berfungsi sebagai mekanisme jangka panjang untuk keberlanjutan daripada menghasilkan peningkatan nilai pasar segera.

Penelitian ini menemukan bahwa kinerja ESG secara negatif memengaruhi nilai perusahaan bank di Indonesia, sehingga hipotesis H1 didukung dengan hubungan negatif.Selanjutnya, skor lingkungan (ENV) tidak secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan, sehingga H2 ditolak.Skor sosial (SOC) secara negatif memengaruhi nilai perusahaan, sehingga H3 didukung dengan hubungan negatif dan menjadi dimensi yang paling berkontribusi terhadap hubungan negatif antara ESG dan nilai perusahaan.Sementara itu, skor tata kelola (GOV) tidak secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan, sehingga H4 ditolak.Hasil uji robustness yang konsisten memperkuat kesimpulan bahwa pasar modal Indonesia belum sepenuhnya menginternalisasi manfaat ESG dalam penilaian perusahaan.Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi ESG di sektor perbankan Indonesia saat ini lebih berperan dalam menciptakan legitimasi dan keberlanjutan jangka panjang daripada menghasilkan peningkatan nilai pasar segera.

Berdasarkan temuan bahwa ESG secara negatif memengaruhi nilai perusahaan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi ESG, terutama pada dimensi sosial, dengan mempertimbangkan kebijakan regulasi atau inisiatif pemerintah yang mendorong keberlanjutan. Selain itu, penelitian dapat membandingkan pola hubungan antara ESG dan nilai perusahaan di sektor perbankan antar-negara berkembang untuk mengidentifikasi faktor-faktor khusus yang memengaruhi persepsi pasar. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan indikator ESG yang lebih spesifik dan terukur untuk mengevaluasi bagaimana inisiatif ESG tertentu (seperti program inklusi keuangan atau manajemen risiko lingkungan) secara langsung memengaruhi kinerja keuangan dan reputasi perusahaan.

Read online
File size250.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test