STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan ini mengambil lokasi di Desa Blawi - Kabupaten Lamongan. Di Desa ini sering dilanda bencana banjir akibat meluapnya sungai serta meluapnya saluran air akibat curah hujan yang tinggi. Pada pelaksanaannya belum pernah dilakukan penerapan sumur resapan air hujan di Desa Blawi, sementara untuk pembuatan biopori hanya menambahkan di beberapa titik karena kegiatan ini melanjutkan kegiatan tahun sebelumnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ini melaksanakan pembuatan beberapa sumur resapan air hujan dan penambahan biopori untuk menampung komponen air limpasan permukaan yang berasal dari curah hujan. Kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Islam Lamongan yang bekerja sama dengan perangkat dan warga Desa Blawi untuk penanggulangan genangan berbasis konservasi. Metode sumur resapan dan biopori ini sangat mudah dilaksanakan dan juga dapat memelihara air tanah serta pemanfaatan daun sisa biopori untuk kompos. Dengan adanya program ini permasalahan genangan di Desa Blawi dapat berkurang pada saat musim hujan.

Berdasarkan hasil kegiatan dan diskusi serta hasil evaluasi proses pelaksanaan kegiatan PPK Ormawa, diperoleh kesimpulan, yaitu, terdapat 50 lubang resapan biopori dan 7 unit sumur resapan yang telah terpasang.Ketika dikombinasikan dengan tahun sebelumnya, terdapat 90 lubang resapan biopori di seluruh Desa Blawi.Sehingga ketika musim hujan tiba, Desa Blawi sudah memiliki banyak titik lokasi penyerapan air yang memungkinkan air hujan terkumpul sehingga tidak menggenang di permukaan tanah.Jumlah air hujan yang tidak dapat ditampung oleh sumur resapan akan dibuang ke saluran drainase jalan.Penempatan semua lubang resapan biopori dan sumur resapan ditentukan oleh masyarakat Desa Blawi setelah musyawarah dan kesepakatan, khususnya di area yang sering dilanda banjir akibat curah hujan tinggi.Desa sangat mengapresiasi ide penggunaan sumur resapan air hujan sebagai sistem drainase tersendiri untuk mengurangi genangan.Alat dan bahan pembuatan sumur resapan dan biopori relatif mudah diperoleh.Sumur resapan dan lubang resapan biopori ini dapat mengurangi risiko banjir akibat curah hujan tinggi yang berkelanjutan dan meningkatkan kondisi air tanah lokal.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis efektivitas jangka panjang dari sistem biopori dan sumur resapan dalam mengurangi frekuensi dan intensitas banjir selama beberapa tahun. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi metode ini dengan strategi mitigasi banjir lainnya seperti infrastruktur hijau atau teknik perencanaan kota. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan dan pengelolaan sistem penyerapan air untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensinya. Penelitian ini dapat mengembangkan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan keberhasilan penerapan solusi mitigasi banjir di daerah rawan.

Read online
File size452.19 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test