MULIADARMAMULIADARMA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiRevolusi digital telah menciptakan ekosistem baru bagi kreativitas dan kewirausahaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perkembangan ini mendorong transformasi kreator konten digital dari sekadar hobi menjadi profesi yang bernilai ekonomi tinggi di Indonesia, didukung dengan jumlah penggunaan internet yang besar dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis digital yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi monetisasi yang diterapkan oleh kreator digital Indonesia serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan monetisasi dalam konteks ekonomi kreatif nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods), dengan desain sequental explanatory, dengan mengombinasikan survei terhadap 250 kreator digital dan wawancara mendalam dengan 15 kreator yang telah berhasil mentransformasikan hobi digital menjadi sumber pendapatan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan, konsistensi produksi konten, pembangunan komunitas, relevansi budaya lokal, dan kemampuan adaptasi terhadap algoritma platform merupakan faktor kunci keberhasilan monetisasi. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan strategi monetisasi konten digital yang efektif dan berkelanjutan bagi kreator di Indonesia.
Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi dari hobi menjadi profesi kreator digital mengikuti empat tahap perkembangan.Diversifikasi pendapatan menjadi strategi utama untuk keberhasilan monetisasi.Faktor-faktor seperti konsistensi konten, keterlibatan komunitas, dan adaptasi terhadap algoritma platform memengaruhi keberhasilan monetisasi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan alat AI dalam pembuatan konten terhadap strategi monetisasi kreator digital. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan tingkat keberhasilan monetisasi antar wilayah Indonesia dengan mempertimbangkan keragaman infrastruktur digital dan ekosistem ekonomi kreatif. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada efektivitas model monetisasi hybrid yang menggabungkan pendapatan tradisional dan digital untuk kreator pemula.
| File size | 248.7 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Pelatihan kerajinan limbah kain perca di Pondok Pesantren Daril Ihsan Thailand meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam menghasilkan produkPelatihan kerajinan limbah kain perca di Pondok Pesantren Daril Ihsan Thailand meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam menghasilkan produk
SARI MUTIARASARI MUTIARA Berdasarkan temuan dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan sampah domestik berupa tutup botol plastik dan styrofoam memilikiBerdasarkan temuan dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan sampah domestik berupa tutup botol plastik dan styrofoam memiliki
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI UMKM Sikop Arrum Batik Tulis Lampung memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan pengembangan ekonomi kreatif melalui motif batik yangUMKM Sikop Arrum Batik Tulis Lampung memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan pengembangan ekonomi kreatif melalui motif batik yang
UNNARUNNAR Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, FGD, wawancara,dan dokumentasi. Hasil menunjukkan tersusunnya rencana aksi bersama, penguatan peran kelembagaanPengumpulan data dilakukan melalui observasi, FGD, wawancara,dan dokumentasi. Hasil menunjukkan tersusunnya rencana aksi bersama, penguatan peran kelembagaan
UMITRAUMITRA Sementara itu, di lingkungan masyarakat, penanaman 70 bibit TOGA (temulawak, jahe, kunyit) di pekarangan rumah bertujuan menyadarkan masyarakat akan obatSementara itu, di lingkungan masyarakat, penanaman 70 bibit TOGA (temulawak, jahe, kunyit) di pekarangan rumah bertujuan menyadarkan masyarakat akan obat
UPPUPP Guru mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan menggunakan media digital secara kreatif, yang meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalamanGuru mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan menggunakan media digital secara kreatif, yang meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalaman
UPPUPP Proses penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan role playing, dengan materi utama mengenai hukum IslamProses penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan role playing, dengan materi utama mengenai hukum Islam
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Nomor 9 tahun 2021 tentang pedoman destinasi wisata berkelanjutan menyebutkan bahwa standar pengelolaanPeraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Nomor 9 tahun 2021 tentang pedoman destinasi wisata berkelanjutan menyebutkan bahwa standar pengelolaan
Useful /
MULIADARMAMULIADARMA Selain itu, ketika motivasi di tempat kerja dan kompensasi digabungkan, keduanya memiliki dampak yang lebih besar terhadap kinerja karyawan dibandingkanSelain itu, ketika motivasi di tempat kerja dan kompensasi digabungkan, keduanya memiliki dampak yang lebih besar terhadap kinerja karyawan dibandingkan
MULIADARMAMULIADARMA Isu perubahan iklim dan pemanasan global yang semakin meningkat mendorong pentingnya pengungkapan emisi karbon oleh perusahaan. Meskipun pengungkapan iniIsu perubahan iklim dan pemanasan global yang semakin meningkat mendorong pentingnya pengungkapan emisi karbon oleh perusahaan. Meskipun pengungkapan ini
UPPUPP Pelatihan dirancang secara sistematis dengan tiga tahapan utama: penyampaian materi, demonstrasi teknis, dan praktik langsung. Peserta diperkenalkan padaPelatihan dirancang secara sistematis dengan tiga tahapan utama: penyampaian materi, demonstrasi teknis, dan praktik langsung. Peserta diperkenalkan pada
UPPUPP Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai peran kelembagaan mereka dalam pencapaian SDGs serta lahirnya komitmenHasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai peran kelembagaan mereka dalam pencapaian SDGs serta lahirnya komitmen