ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI

Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat

UMKM batik tulis memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif masyarakat. Namun, keberlangsungan usaha batik tradisional masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya regenerasi pembatik, serta keterbatasan kapasitas produksi dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran serta potensi pengembangan UMKM Sikop Arrum Batik Tulis Lampung dalam pelestarian budaya lokal dan peningkatan daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pelaku UMKM, serta dokumentasi terhadap proses produksi dan strategi pemasaran yang diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM tersebut mampu mempertahankan keaslian batik tulis melalui penggunaan teknik produksi tradisional dengan canting serta pengembangan motif yang mengangkat kearifan lokal Lampung seperti kopi, cengkeh, dan simbol budaya daerah. Selain itu, pemanfaatan media sosial serta partisipasi dalam pameran yang difasilitasi pemerintah daerah menjadi strategi yang efektif dalam memperluas jangkauan pemasaran produk. Meskipun demikian, keterbatasan sumber daya manusia dan permodalan masih menjadi hambatan dalam meningkatkan kapasitas produksi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan keterampilan, penguatan manajemen usaha, serta pengembangan strategi pemasaran digital guna meningkatkan keberlanjutan UMKM batik tulis sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal.

UMKM Sikop Arrum Batik Tulis Lampung memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan pengembangan ekonomi kreatif melalui motif batik yang mengangkat kearifan lokal.Proses produksi masih mempertahankan teknik tradisional, namun menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia dan permodalan yang memengaruhi kapasitas produksi.Memperkuat pelatihan, manajemen usaha, dan pemasaran digital diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha berbasis budaya.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak formalitas pelatihan keterampilan batik terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan UMKM, serta bagaimana model inkubasi digital dapat membantu pemangku kepentingan memfasilitasi akses modal dan pasar bagi generasi muda. Selain itu, penelitian komparatif lintas daerah dapat memetakan perbedaan strategi pelestarian budaya yang berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi kreatif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah. Terakhir, integrasi analisis kuantitatif terhadap kinerja bisnis, seperti pertumbuhan omzet dan efisiensi produksi, akan memperkuat dasar ilmiah bagi pembuatan kebijakan pembangunan UMKM berbasis budaya.

Read online
File size169.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test