UBBUBB

MINERALMINERAL

Evaluasi Safety Maturity Level di lingkungan pertambangan dengan metode Saaty (Analytical Hierarchy Process) untuk menentukan faktor prioritas secara objektif dan terukur. Penelitian ini menilai tingkat maturitas keselamatan di PT. Mitra Stania Prima, sebuah perusahaan pertambangan timah yang melakukan pengukuran maturitas mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.10.K/MB.01/DJB.T/2023. Indikator penilaian ini meliputi Partisipasi Pekerja Tambang 0,134 (Proaktif), Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja 0,296 (Proaktif), Analisis Dan Statistik Kecelakaan, Penyakit Akibat Kerja, Kejadian Akibat Penyakit Tenaga Kerja dan Kejadian Berbahaya 0,164 (Terencana), dan Upaya Upaya Pengendalian 0,216 (Terencana). Hasil penelitian menunjukkan total capaian 0,806, yang menempatkan PT. Mitra Stania Prima pada tingkat 4 (Proaktif). Faktor yang paling mempengaruhi yaitu Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja dengan nilai eigen value 0,44 dan Upaya-Upaya Pengendalian nilai eigen value 0,39. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kematangan keselamatan berada pada level proaktif dengan nilai 0,81. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan nilai sebanyak 0,09 agar mencapai nilai 1 (resilent), melalui penguatan pada kriteria seperti control temuan audit SMKP, pendokumentasian berbasis digital, melibatkan vendor dalam peningkatan Safety Maturity Level.

Perusahaan PT Mitra Stania Prima berada pada tingkat Proaktif dengan nilai 0,81, yang menunjukkan penerapan budaya keselamatan kerja secara aktif namun masih memerlukan peningkatan untuk mencapai tingkat Resilient.Faktor utama yang memengaruhi tingkat kematangan keselamatan adalah Tanggung Jawab Pimpinan Unit (nilai eigen 0,44) dan Upaya Pengendalian (nilai eigen 0,39).Rekomendasi peningkatan mencakup penguatan audit internal, digitalisasi dokumentasi K3, serta keterlibatan vendor dalam pengembangan budaya keselamatan.

1. Penelitian lanjutan tentang dampak penerapan sistem dokumentasi berbasis digital terhadap peningkatan Safety Maturity Level di perusahaan pertambangan. 2. Analisis efektivitas keterlibatan pihak ketiga (vendor) dalam program keselamatan untuk meningkatkan kematangan budaya keselamatan. 3. Studi mengenai pengaruh pelatihan kepemimpinan manajer terhadap peningkatan keterlibatan pekerja dalam kebijakan keselamatan di lingkungan pertambangan.

Read online
File size1.4 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test