UROLOGIUROLOGI

Indonesian Journal of UrologyIndonesian Journal of Urology

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biofeedback otot dasar panggul terhadap perbaikan fungsi ereksi pada pasien dengan LUTS. Perbaikan fungsi ereksi dinilai dengan IIEF (International Index of Erectile Function), EHS (Erectile Hardness Score), dan kekuatan otot dasar panggul. Perbaikan gejala LUTS dinilai dengan IPSS (International Index of Prostat Symptoms). Penelitian ini merupakan studi randomized controlled trial pada pasien rawat jalan di RSUPN CiptoMangunkusumo. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, pada kelompok perlakuan mendapatkan biofeedback otot dasar panggul sebanyak 10 sesi dan latihan dirumah. Kelompok kontrol hanya mendapatkan latihan dirumah.

Terdapat perbaikan fungsi ereksi (peningkatan skor IIEF, skor EHS, penurunan skor IPSS dan peningkatan kekuatan otot dasar panggul) setelah pemberian biofeedback otot dasar panggul pada pasien DE dengan LUTS selama 10 sesi.Pelvic floor muscle biofeedback memiliki potensi sebagai pilihan terapi disfungsi ereksi pada pasien LUTS.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk mengkonfirmasi efektivitas biofeedback otot dasar panggul dalam meningkatkan fungsi ereksi pada pasien LUTS. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme kerja biofeedback dalam meningkatkan kekuatan otot dasar panggul dan hubungannya dengan perbaikan fungsi ereksi. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai efek jangka panjang biofeedback pada pasien LUTS dengan disfungsi ereksi.

Read online
File size475.2 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test