UBBUBB

Amreta MeenaAmreta Meena

Kualitas air merupakan faktor krusial dalam menjaga kesehatan ekosistem dan kelestarian kehidupan akuatik. Penelitian ini dilakukan di hatchery udang PT. Central Proteina Prima Bangka di Lubuk Besar, Pulau Bangka, pada Juli 2024. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air selama fase pemeliharaan benih Udang Vannamei dengan membagi manajemen menjadi tiga tahapan: manajemen air masuk, air pemeliharaan, dan air keluar. Metode pengumpulan data meliputi data primer melalui pengamatan langsung, wawancara, dan pengukuran rutin, serta data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air seperti pH, suhu, oksigen terlarut, dan kadar amonia secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan udang. Manajemen kualitas air yang efektif, termasuk pengendalian pencemaran dan penerapan teknologi filtrasi, sangat direkomendasikan untuk meningkatkan keberhasilan budidaya perairan. Temuan ini diharapkan dapat membantu petani menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kajian mengenai manajemen kualitas air dalam budidaya Udang Vannamei di PT.Central Proteina Prima TBK terbagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu manajemen air masuk, pemeliharaan, dan keluar.Pada tahapan pertama, air laut disaring menggunakan sand filter dan diberikan perlakuan kimiawi pada bak reservior untuk menghilangkan kontaminan, seperti bakteri dan virus.Di tahapan kedua, kualitas air pada bak pemeliharaan dipantau secara rutin dan hasilnya menunjukkan parameter yang masih dalam batas toleransi untuk pertumbuhan udang.Pada tahapan terakhir, manajemen air keluar dilakukan dengan mengelola air limbah melalui proses penguraian biologis dan endapan sebelum dibuang ke laut.Secara keseluruhan, pengelolaan kualitas air ini mendukung keberlanjutan budidaya Udang Vannamei dengan menjaga parameter-parameter agar tetap maksimal dan lingkungan tetap terjaga.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi filtrasi alternatif untuk meningkatkan efisiensi pengolahan air di hatchery udang. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan probiotik dalam mengoptimalkan kualitas air budidaya. Terakhir, penelitian dapat mengkaji penerapan metode pengelolaan air yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi limbah budidaya di daerah pesisir seperti Pulau Bangka.

Read online
File size390.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test