UBBUBB
Amreta MeenaAmreta MeenaAlat pengering hybrid merupakan alat inovatif yang diciptakan untuk mengatasi permasalahan pengeringan suatu produk. Pengering adalah suatu metode yang digunakan dalam teknologi pangan untuk memperpanjang umur simpan suatu produk dengan cara menguapkan sebagian besar kandungan air bahan hingga mencapai kadar air tertentu dengan menggunakan energi panas, sehingga menghambat laju kerusakan bahan akibat faktor biologis dan aktivitas kimia. Penelitian yang secara khusus membandingkan waktu pengeringan Teripang pasir menggunakan alat pengering hybrid dengan metode pengeringan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu pengeringan Teripang pasir menggunakan alat pengering hybrid dengan metode pengeringan konvensional di bawah sinar matahari langsung. Dengan melakukan perbandingan tersebut diharapkan kita dapat lebih memahami dengan jelas keefektifan alat pengering hybrid dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pengeringan Teripang pasir (Holothuria scraba). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengering hibrida lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Selain itu alat pengering hybrid memberikan keuntungan dalam hal waktu yang relatif cepat. Kesimpulannya adalah dengan menggunakan alat pengering hybrid diperlukan penambahan api untuk menjaga suhu panas yang ada agar proses pengeringan dapat maksimal.
Penggunaan alat pengeringan hybrid yang mengkombinasikan api dan sinar matahari mendapatkan hasil terbaik dengan durasi pengeringan 3 hari, dibandingkan pengeringan dengan api selama 5 hari dan pengeringan matahari memerlukan waktu 6 hari.Penggunaan alat pengering hybrid lebih efisien dikarenakan dapat mempercepat waktu pengeringan, dan dapat mencegah faktor kegagalan dalam pengeringan Teripang.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain alat pengering hybrid yang lebih hemat energi dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan seperti panel surya. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak perbedaan suhu dan durasi pengeringan terhadap kandungan nutrisi Teripang kering. Sementara itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan bahan alami sebagai pengganti kayu bakar untuk mengurangi emisi asap selama proses pengeringan. Ketiga arah penelitian ini dapat membantu meningkatkan keberlanjutan dan kualitas produk pengolahan Teripang secara lebih optimal.
| File size | 758.54 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Analisis data yang digunakan meliputi rumus penjualan, rumus biaya produksi, dan rumus pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatanAnalisis data yang digunakan meliputi rumus penjualan, rumus biaya produksi, dan rumus pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan
UBBUBB Tingginya suhu dan rendahnya DO dapat diperburuk oleh populasi eceng gondok yang lebat, sementara keasaman tinggi (pH rendah) kemungkinan besar terkaitTingginya suhu dan rendahnya DO dapat diperburuk oleh populasi eceng gondok yang lebat, sementara keasaman tinggi (pH rendah) kemungkinan besar terkait
UBBUBB 97, suhu 24.13- 33. 4 °C, Amoniak 0 - 1. 08 mg/L, dan DO 1. 43 - 4. 1 mg/L nilai kualitas air tersebut masuk kategori aman untuk kehidupan Tubifex sp.97, suhu 24.13- 33. 4 °C, Amoniak 0 - 1. 08 mg/L, dan DO 1. 43 - 4. 1 mg/L nilai kualitas air tersebut masuk kategori aman untuk kehidupan Tubifex sp.
UBBUBB Ketiga, inovasi pengemasan dari kemasan reguler plastik PE/PP menjadi standing pouch berbahan paper metal yang dilengkapi zipper dan logo halal. Keempat,Ketiga, inovasi pengemasan dari kemasan reguler plastik PE/PP menjadi standing pouch berbahan paper metal yang dilengkapi zipper dan logo halal. Keempat,
UBBUBB Perbandingan induk ikan koi yang digunakan yaitu 1:1. Nilai rata-rata aspek reproduksi yang dihasilkan adalah fekunditas sebanyak 89.362 butir, fertilizationPerbandingan induk ikan koi yang digunakan yaitu 1:1. Nilai rata-rata aspek reproduksi yang dihasilkan adalah fekunditas sebanyak 89.362 butir, fertilization
UBBUBB Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan komposisi vegetasi pada tiap kolong. Kolong 1 didominasi oleh pohon dan semak pionir seperti simpur (DilleniaHasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan komposisi vegetasi pada tiap kolong. Kolong 1 didominasi oleh pohon dan semak pionir seperti simpur (Dillenia
RAYYANJURNALRAYYANJURNAL 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, namun dalam praktik penggunaan hak-hak tersebut tidak serta merta memberikan keadilan, hal tersebut tercermin dari bentuk35 Tahun 2024 tentang Waralaba, namun dalam praktik penggunaan hak-hak tersebut tidak serta merta memberikan keadilan, hal tersebut tercermin dari bentuk
RAYYANJURNALRAYYANJURNAL Interaksi melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan, kegiatan kemanusiaan, dan koordinasi dengan tokoh lokal meningkatkan penerimaan masyarakat danInteraksi melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan, kegiatan kemanusiaan, dan koordinasi dengan tokoh lokal meningkatkan penerimaan masyarakat dan
Useful /
USNSJUSNSJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidayaan ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, memiliki pendapatan terkecil sebesar Rp 183.667 per siklusHasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidayaan ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, memiliki pendapatan terkecil sebesar Rp 183.667 per siklus
AIRAAIRA Set pengujian akhir berisi 52.810 catatan. Matriks kebingungan berisi 29.182 negatif benar, 12 positif palsu, 41 negatif palsu, dan 23.575 positif benar,Set pengujian akhir berisi 52.810 catatan. Matriks kebingungan berisi 29.182 negatif benar, 12 positif palsu, 41 negatif palsu, dan 23.575 positif benar,
RAYYANJURNALRAYYANJURNAL Metode: Melakukan survei pengambilan data primer dengan masyarakat RT 17 untuk mendapatkan hasil community diagnosis. Lalu, setelah mendapatkan hasilnyaMetode: Melakukan survei pengambilan data primer dengan masyarakat RT 17 untuk mendapatkan hasil community diagnosis. Lalu, setelah mendapatkan hasilnya
YP3AYP3A 1%, precision sebesar 50. 7%, recall 54. 1%, dan F1-Score 47. 6%. Berdasarkan hasil dari analisa dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma Random Forest1%, precision sebesar 50. 7%, recall 54. 1%, dan F1-Score 47. 6%. Berdasarkan hasil dari analisa dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma Random Forest