RAYYANJURNALRAYYANJURNAL

AURELIAAURELIA

Penelitian ini membahas strategi interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat (Satgas BGC) TNI dengan masyarakat lokal dalam pelaksanaan misi perdamaian MONUSCO di Republik Demokratik Kongo. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk interaksi, dampaknya terhadap keberhasilan misi, hambatan yang dihadapi, serta strategi peningkatan efektivitas interaksi. Penelitian dilaksanakan pada konteks penugasan Satgas BGC di wilayah operasi MONUSCO menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dilakukan melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan warga, kegiatan kemanusiaan, serta koordinasi dengan tokoh dan otoritas lokal. Interaksi tersebut meningkatkan penerimaan masyarakat dan mendukung stabilitas wilayah, meskipun masih terdapat hambatan bahasa, perbedaan budaya, dan tingkat kepercayaan awal masyarakat. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan cultural intelligence, penggunaan interpreter lokal, dan pendekatan berbasis kebutuhan komunitas menjadi strategi utama peningkatan efektivitas interaksi.

Strategi interaksi Satgas BGC TNI dengan masyarakat lokal di MONUSCO merupakan faktor kunci keberhasilan operasi.Interaksi melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan, kegiatan kemanusiaan, dan koordinasi dengan tokoh lokal meningkatkan penerimaan masyarakat dan stabilitas wilayah.Namun, hambatan seperti perbedaan bahasa, budaya, dan kepercayaan awal masih memengaruhi efektivitas interaksi.Rekomendasi penelitian menekankan penguatan cultural intelligence, penggunaan interpreter lokal, dan pendekatan berbasis kebutuhan komunitas untuk meningkatkan hubungan sipil-militer.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan strategi interaksi antar kontingen UN di berbagai misi perdamaian untuk mengidentifikasi best practices. Selain itu, studi kuantitatif tentang pengaruh interaksi sosial terhadap indikator kinerja misi seperti stabilitas wilayah dan partisipasi masyarakat perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi pendekatan berbasis komunitas dalam konteks konflik berkepanjangan dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan legitimasi pasukan perdamaian di lingkungan multikultural.

  1. Regionalizing Development Cooperation? in: Global Governance: A Review of Multilateralism and International... brill.com/view/journals/gg/28/1/article-p103_6.xmlRegionalizing Development Cooperation in Global Governance A Review of Multilateralism and International brill view journals gg 28 1 article p103 6 xml
  2. Full article: From Liberal Peacebuilding to Stabilization and Counterterrorism. full article liberal... tandfonline.com/doi/full/10.1080/13533312.2018.1502040Full article From Liberal Peacebuilding to Stabilization and Counterterrorism full article liberal tandfonline doi full 10 1080 13533312 2018 1502040
  3. External Validity | Annual Reviews. external validity annual reviews review political science volume... doi.org/10.1146/annurev-polisci-041719-102556External Validity Annual Reviews external validity annual reviews review political science volume doi 10 1146 annurev polisci 041719 102556
  4. External Validity | Annual Reviews. external validity annual reviews review political science volume... doi.org/10.1146/annurev-polisci-041719-102556External Validity Annual Reviews external validity annual reviews review political science volume doi 10 1146 annurev polisci 041719 102556
Read online
File size174.69 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test