UnwahasUnwahas

Majalah Ilmiah MomentumMajalah Ilmiah Momentum

AC atau Air Conditioner adalah menyerap udara dari bagian luar. Dan melepaskan udara di bagian outdoor, dari ini udara indoor yang telah berkonverter sehingga dapat membuat ruangan menjadi suhu yang dingin. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Kelembaban merupakan suatu tingkat keadaan lingkungan udara basah yang disebabkan oleh adanya uap air. Tingkat kejenuhan sangat dipengaruhi oleh temperatur. Jika tekanan uap parsial sama dengan tekanan uap air yang jenuh maka akan terjadi pemadatan. Secara matematis kelembaban relative (RH) didefinisikan sebagai prosentase perbandingan antara tekanan uap air parsial dengan tekanan uap air jenuh. Kelembaban dapat diartikan dalam beberapa cara. Relative Humidity secara umum mampu mewakili pengertian kelembaban. Untuk mengerti Relative Humidity pertama harus diketahui Absolut Humidity. Absolut Humidity merupakan jumlah uap air pada volume udara tertentu yang dipengaruhi oleh temperatur dan tekanan.

Dari hasil analisis data maka dapat disimpulkan.Semakin rendah suhu yang diinginkan dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi.Semakin tinggi kelembaban dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting agar unit pengkondisian udara bekerja efektif. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana temperatur dan kelembaban mempengaruhi kinerja air conditioner, serta bagaimana hal ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan ruangan.

Read online
File size354.51 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test