UBHUBH
ABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYPengeringan pakaian merupakan rutinitas yang dilakukan masyarakat pada umumnya, jasa-jasa pencucian dan pengeringan pakaian sudah banyak bermunculan. Oleh sebab itu, alat pengeringan pakaian sangatlah dibutuhkan terutama untuk menghemat energi, bisa digunakan kapan saja dan yang paling utama tidak tergantung pada cuaca (hujan). Metode yang dikembangkan untuk mengeringkan ini amat beranekaragam dengan berbagai karakteristiknya. Keragaman karakteristik ini mencakup ukuran dan bahan yang dapat dikeringkan, waktu pengeringan, biaya, tekanan saat beroperasi, panas yang dapat dipindahkan dan karakteristik lainnya. Hal inilah yang menyebabkan banyak bermunculan laundry yang menawarkan jasa pencucian dan juga pengeringan pakaian bagi masyarakat yang sibuk dan ingin serba instan dalam pengeringan pakaian. Masalah dalam system pengering buatan adalah harga dan tidak semua pakaian dapat tahan terhadap panas dalam proses pengeringan. Didalam masyarakat perkotaan, penggunaan Air Conditioner (AC) sepertinya sudah menjadi suatu kebutuhan primer. Hal ini menjadi suatu keuntungan karena dalam prinsip kerjanya Air Conditioner (AC) memiliki system pembuangan panas. Sistem pembuangan panas pada AC terdapat pada bagian kondensor.
Berdasarkan hasil pengujian menggunakan panas kondensor mesin pengkondisian udara yang diperoleh dan pengolahan data yang dihasilkan dapat disimpulkan bahwa.Energi yang masuk ke ruang pengering mendapatkan hasil tertinggi sebesar 1,04 watt pada waktu 135 menit, energi yang masuk pada ruang pengering kecil di awal-awal pengujian disebabkan karena energi yang masuk membawa kadar air yang banyak sehingga pada akhir-akhir pengujian mendapatkan hasil tertinggi, sedangkan nilai terkecil energi yang masuk ke ruangan pengering 0.40 watt disebabkan dengan kehilangan berat bahan 100 gram, kadar air basis basah baju 50% dan setelah dikeringkan mendapatkan kadar air basis kering 25%, dan hasil kedua pengujian pengeringan celana levis dengan berat awal 2000 gram mendapatkan berat akhir 1000 gram dengan kehilangan berat bahan 1000 gram, yang dilakukan selama 135 menit dengan pengeringan 1 dan 2 dikarenakan kadar air didalam celana levis sudah mencapai keadaan setimbang dengan udara sekelilingnya, oleh karena itu waktu yang di peroleh dari pengujian dapat disimpulkan, pengeringan pakaian memanfaatkan panas buang kondensor mesin pengkondisian udara untuk pengeringan pakaian memerluan waktu selama 135 menit karena energi yang masuk di awal pengujian membawa kadar air yang banyak.Waktu pengeringan pakaian memanfaatkan panas buang mesin pengkondisian udara mendapatkan waktu selama 135 menit dengan hasil pertama pengujian pengeringan baju dengan berat awal 200 gram mendapatkan berat akhir 1000 gram.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain mesin pengering yang lebih efisien dengan memanfaatkan material termal yang lebih baik untuk meningkatkan transfer panas. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang penggunaan sumber energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mengganti atau melengkapi sumber panas dari AC agar pengeringan lebih ramah lingkungan. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan sistem tertutup untuk mengurangi kehilangan panas selama proses pengeringan, sehingga waktu pengeringan bisa diperpendek tanpa mengurangi kualitas hasil pengeringan.
| File size | 455.55 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Biji pada rotor akan sangat buruk sehingga menyebabkan pecahnya cangkang. Karena kebutuhan industri kelapa akan mesin pengolahan seperti Ripple Mill terusBiji pada rotor akan sangat buruk sehingga menyebabkan pecahnya cangkang. Karena kebutuhan industri kelapa akan mesin pengolahan seperti Ripple Mill terus
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Proses produksi melibatkan pemanfaatan kompresor AC bekas. Rangkaian ini ditandai dengan kemudahan konstruksi, efisiensi energi, dan kemampuan untuk menghasilkanProses produksi melibatkan pemanfaatan kompresor AC bekas. Rangkaian ini ditandai dengan kemudahan konstruksi, efisiensi energi, dan kemampuan untuk menghasilkan
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Kinerja, antara kecepatan putaran dan jumlah kacang yang terkupas memiliki korelasi yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas. Peningkatan diameterKinerja, antara kecepatan putaran dan jumlah kacang yang terkupas memiliki korelasi yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas. Peningkatan diameter
ITATSITATS Akibatnya, sejumlah besar sampah dibuang secara tidak tepat, mencemari lingkungan dan mengurangi potensi daur ulang. Desa Cibenda memiliki luas 759,319Akibatnya, sejumlah besar sampah dibuang secara tidak tepat, mencemari lingkungan dan mengurangi potensi daur ulang. Desa Cibenda memiliki luas 759,319
UNDIKMAUNDIKMA Pemanfaatan bahan agregate menggunakan abu sisa pembakaran batubara (fly ash bootom) dan abu hasil pembakaran batok kelapa dapat dipilih sebagai alternatifPemanfaatan bahan agregate menggunakan abu sisa pembakaran batubara (fly ash bootom) dan abu hasil pembakaran batok kelapa dapat dipilih sebagai alternatif
POLIBANPOLIBAN UMKM ini bergerak dalam pengelolaan limbah plastik di lingkungan TPS 3R HKSN. Kegiatan diawali dengan survei kondisi eksisting mitra, dilanjutkan denganUMKM ini bergerak dalam pengelolaan limbah plastik di lingkungan TPS 3R HKSN. Kegiatan diawali dengan survei kondisi eksisting mitra, dilanjutkan dengan
UWIKAUWIKA Selain itu, melapisi atap ruang produksi dengan isolasi seperti aluminium foil dapat mengurangi penumpukan panas, menjaga suhu ruang tetap rendah. Langkah-langkahSelain itu, melapisi atap ruang produksi dengan isolasi seperti aluminium foil dapat mengurangi penumpukan panas, menjaga suhu ruang tetap rendah. Langkah-langkah
UBTUBT Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi proses mesin pencampur dan pengaduk. Metode reverse engineering digunakan dalam perancangan alat.Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi proses mesin pencampur dan pengaduk. Metode reverse engineering digunakan dalam perancangan alat.
Useful /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. SuhuHasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. Suhu
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaOH selama 3 jam pada suhu 90°C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 Mpa, sementara perlakuanHasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaOH selama 3 jam pada suhu 90°C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 Mpa, sementara perlakuan
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Full factorial menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan tiga faktor yaitu suhu pengeringan, waktu pengeringan dan rasio air: molase. HasilFull factorial menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan tiga faktor yaitu suhu pengeringan, waktu pengeringan dan rasio air: molase. Hasil
POLMAN BANDUNGPOLMAN BANDUNG Proses pembuatan Ragum-125 Polman, khususnya proses pemesinan rahang tetap dan gerak, masih menggunakan banyak mesin konvensional. Proses tersebut membutuhkanProses pembuatan Ragum-125 Polman, khususnya proses pemesinan rahang tetap dan gerak, masih menggunakan banyak mesin konvensional. Proses tersebut membutuhkan