UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

LATAR BELAKANG. Gizi merupakan salah satu faktor determinan penyakit tidak menular yang dapat dimodifikasi. Perilaku makan yang sehat semasa remaja dan dewasa merupakan hal yang penting karena konsumsi buah dan sayur merupakan faktor kesehatan protektip yang berjangka panjang. Tujuan dari studi ini adalah menentukan faktor determinan dari kebiasaan konsumsi buah dan sayur pada penduduk kota Padang.. . METODE. Dilakukan penilitian secara cepat dengan menggunakan kuesioner pada 150 responden dari berbagai tatanan kehidupan. Kuesioner terdiri dari beberapa karakteristik penting seperti umur, status kerja, jender, pengetahuan yang berkaitan dengan sebab penyakit tidak menular serta kegiatan mencegah penyakit tidak menular. Analisis bivariat dilakukan untuk menilai variabel yang berkaitan secara signifikan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur secara teratur. Lebih lanjut dilakukan analisis regresi logistik ganda untuk menentukan model terbaik yang menjelaskan faktor yang berkaitan dengan konsumsi buah dan sayur secara teratur.. . HASIL. Umur dari subjek berkisar antara 14 sampai 76 tahun, 60% responden adalah wanita, dan 40% pria. Sebanyak 64.7% subjek mempunyai persepsi bahwa makanan sehat berkaitan dengan kejadian penyakit tidak menular, 67.3% responden mengkonsumsi buah dan sayur secara teratur. Analisis regresi logistik ganda menunjukkan bahwa jender (O.R.=2.74;95% C.I. 1.54-5.27) dan persepsi tentang penyakit tidak menular (O.R.=5.62;95% C.I. 2.93-10.76) secara signifikan berkaitan dengan konsumsi buah dan sayur secara teratur.

Persepsi tentang penyakit tidak menular merupakan faktor utama yang menentukan perilaku makan buah dan sayur secara teratur.Kegiatan untuk meningkatkan persepsi tersebut perlu dilakukan sebagai bagian dari program penanggulangan faktor risiko penyakit tidak menular.

Studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendidikan berbasis komunitas terhadap peningkatan kesadaran akan hubungan antara penyakit tidak menular dan pola makan sehat. Selain itu, penelitian lebih lanjut perlu menginvestigasi peran faktor budaya lokal dalam membentuk kebiasaan konsumsi buah dan sayur, terutama di daerah pedesaan. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan produk pertanian segar sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular.

  1. Adult Mortality Attributable to Preventable Risk Factors for Non-Communicable Diseases and Injuries in... doi.org/10.1371/journal.pmed.1001160Adult Mortality Attributable to Preventable Risk Factors for Non Communicable Diseases and Injuries in doi 10 1371 journal pmed 1001160
  2. The Burden of Selected Chronic Non-Communicable Diseases and Their Risk Factors in Malawi: Nationwide... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0020316The Burden of Selected Chronic Non Communicable Diseases and Their Risk Factors in Malawi Nationwide journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0020316
Read online
File size46.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test