UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

LATAR BELAKANG Pertumbuhan proliferatif mukosa mulut non neoplastik dan neoplastik banyak dijumpai dengan manifestasi klinis bervariasi sesuai sifat biologisnya. Petanda diagnostik imunohistokimiawi banyak digunakan untuk mengetahui proliferasi dan diferensiasi sel serta membantu memahami sifat biologis lesi. Ki-67 merupakan petanda proliferasi terekspresi dalam semua fase siklus sel kecuali istirahat, memberikan pewarnaan kuat pada sediaan parafin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ekspresi gen Ki-67 pada pertumbuhan proliferatif non-neoplastik, neoplastik jinak dan ganas pada epitel mukosa mulut. METODE Penelitian laboratoris rancangan potong silang dilakukan pada sampel hasil terapi eksisi mukosa mulut dengan diagnosis hipertrofi gingiva (n=5); polip gingiva (n=5); epulis (n=6); polip pulpa (n=5); papiloma (n=3); dan karsinoma sel skuamosa (n=2). Pemberian antibodi primer Ki-67 dan kromogen untuk ekspresi warna reaksi antigen antibodi. Sel positif bila nukleoplasma berwarna coklat. Indeks Ki-67 diperoleh dengan membagi jumlah sel epitel positif dengan jumlah sel epitel pengamatan pembesaran 400x. Uji Anova one-way digunakan untuk membandingkan indeks Ki-67 antara lesi non-neoplastik dan neoplastik. HASIL Hasil penelitian menunjukkan indeks Ki-67 tertinggi didapatkan pada karsinoma sel skwamosa (64,55 ± 23,55%) disusul papiloma skwamosa (23,33 ± 6,94%), polip gingiva (7,06 ± 7,43%) dan hipertrofi gingiva (1,40 ± 2,80%). Analisis one-way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan indeks Ki-67 yang bermakna antara lesi neoplastik dan non neoplastik (p<0.05). KESIMPULAN Ekspresi Ki-67 tinggi didapatkan pada proses neoplastik sesuai tingkat keganasannya, dan rendah pada proses proliferatif non neoplastik. Adanya ekspresi Ki-67 pada proses proliferatif non neoplastik hanya merupakan respon adaptif, tak cukup untuk mengindikasikan peningkatan gen proliferatif Ki-67.

Ekspresi Ki-67 tinggi pada neoplasma berkorelasi dengan tingkat keganasan.Pada proses non-neoplastik, ekspresi Ki-67 merupakan respon adaptif dan tidak menunjukkan peningkatan aktivitas gen proliferatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks Ki-67 dapat membedakan lesi neoplastik dan non-neoplastik secara signifikan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis lebih mendalam tentang hubungan antara ekspresi Ki-67 dengan berbagai faktor lingkungan atau genetik yang memengaruhi pertumbuhan non-neoplastik. Selain itu, penggunaan teknik pengambilan sampel yang lebih homogen dapat meningkatkan akurasi hasil penelitian. Terakhir, studi lanjutan juga perlu mengeksplorasi peran biomarker lain selain Ki-67 dalam memprediksi risiko transformasi neoplastik pada lesi non-neoplastik.

Read online
File size58.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test