PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI

Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer)Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer)

Populasi Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 287,19 juta jiwa pada tahun 2026. Perubahan demografis dari tahun 2025 hingga 2026 dapat meningkatkan urbanisasi di wilayah metropolitan utama. Hal ini selanjutnya dapat memengaruhi pasar pembelian perumahan di setiap provinsi. Fokus pembelian rumah dapat diperluas ke ranah perumahan terjangkau dengan mempertimbangkan faktor provinsi, jenis properti, harga, serta status properti (bersubsidi atau komersial). Penelitian ini mengusulkan metode pengelompokan jaringan pada perumahan terjangkau dengan kategori bersubsidi pada skala nasional, menggunakan teknik deteksi komunitas untuk mendukung analisis pemasaran mikro. Dalam proses penelitian ini, data dikumpulkan melalui unduhan dari Kaggle. Kemudian, data dibersihkan, dilakukan penentuan rekayasa fitur, dan konstruksi graf untuk deteksi komunitas menggunakan algoritma Leiden. Hasil pengelompokan dievaluasi menggunakan skor Silhouette untuk mengukur tingkat pemisahan antarklaster, menghitung kedekatan antar data dalam satu kelompok klaster dengan Davies-Bouldin Index (DBI), serta Normalized Mutual Information (NMI) dan Adjusted Rand Index (ARI) untuk mengevaluasi deteksi komunitas.

Hasil penerapan algoritma Leiden menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan dengan KMeans, DBSCAN, HDBSCAN, dan algoritma Louvain.Hal ini mengindikasikan terbentuknya komunitas jaringan yang terdefinisi dengan baik, serta tercapainya nilai NMI tertinggi dan nilai ARI sebesar 1.Proses deteksi komunitas ini berhasil membentuk 437 klaster untuk mengelompokkan pemasaran mikro bagi perumahan terjangkau.Bentuk komunitas yang sempurna ini hanya tidak memiliki koneksi dengan Sumatera, yaitu Banda Aceh.Hal ini dikarenakan konstruksi graf yang sudah dioptimalkan sehingga berfokus pada bagian Sumatera Tengah dan Selatan.Selain itu, pengoptimalan juga terjadi di bagian Jawa Barat, di mana koneksitas berfokus pada Jakarta Barat dan Kota Bandung.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan preferensi konsumen terhadap perumahan terjangkau, khususnya di wilayah metropolitan. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediktif yang dapat memetakan dinamika pasar perumahan terjangkau secara real-time, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti perubahan demografis, kebijakan pemerintah, dan tren pasar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk mempromosikan perumahan terjangkau kepada generasi muda, dengan mempertimbangkan preferensi dan perilaku konsumen yang unik.

  1. Indonesia’s Shifting Demographic Structure: Challenges & Recommendations | HUMANIORUM. shifting... doi.org/10.37010/hmr.v3i1.62IndonesiaAos Shifting Demographic Structure Challenges Recommendations HUMANIORUM shifting doi 10 37010 hmr v3i1 62
  2. Comparative Evaluation of Data Clustering Accuracy through Integration of Dimensionality Reduction and... journal.universitasbumigora.ac.id/matrik/article/view/5057Comparative Evaluation of Data Clustering Accuracy through Integration of Dimensionality Reduction and journal universitasbumigora ac matrik article view 5057
Read online
File size792.92 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test