PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI

Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer)Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer)

Manajemen warisan aset digital menghadapi tantangan pada tiga dimensi keamanan yang belum terpecahkan secara komprehensif, yaitu kerahasiaan (confidentiality) dari administrator sistem, integritas (integrity) data jangka panjang, dan ketersediaan temporal (temporal availability) yang terverifikasi secara kriptografis. Solusi yang ada saat ini, baik blockchain publik maupun platform warisan digital komersial berbasis komputasi awan (cloud), gagal memenuhi ketiga dimensi tersebut secara simultan. Penelitian ini mengusulkan Catena Memoriae, sebuah prototipe sistem warisan digital yang mengintegrasikan blockchain lokal ringan berbasis SQLite dengan enkripsi hibrida AES-256-CBC/RSA-2048 serta mekanisme derivasi kunci PBKDF2-HMAC-SHA256 sebanyak 1.000.000 iterasi. Arsitektur peladen tanpa pengetahuan (zero-knowledge server) yang diimplementasikan memastikan bahwa peladen secara kriptografis tidak dapat mendekripsi muatan pesan meskipun memiliki akses penuh terhadap basis data. Evaluasi empiris menunjukkan bahwa enkripsi AES-256 pada muatan 1 MB dapat diselesaikan dalam 4,90 milidetik (ms) dan verifikasi rantai 500 blok hanya memerlukan waktu 3,08 ms. Kedua waktu tersebut berada jauh di bawah ambang batas persepsi pengguna, yakni 100 ms [1]. Pengujian kotak hitam (black-box) terhadap 13 skenario kritis mencapai tingkat keberhasilan 100%, dan simulasi serangan perusakan data (tampering) memvalidasi efektivitas algoritma verify_chain(). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kohesif empat mekanisme, yaitu buku besar ringan (lightweight ledger), derivasi kunci tanpa pengetahuan (zero-knowledge key derivation), penguncian waktu berbasis penjadwalan (scheduler-based time-lock), dan deteksi perusakan (tamper detection). Keempat mekanisme tersebut disatukan dalam satu arsitektur yang dapat diterapkan pada infrastruktur minimal, sehingga mampu mengisi celah yang belum terlayani oleh solusi-solusi yang ada saat ini.

Penelitian ini telah mempresentasikan Catena Memoriae sebagai prototipe sistem warisan digital yang mengintegrasikan empat mekanisme keamanan.lightweight local blockchain, zero-knowledge key derivation berbasis PBKDF2, scheduler-based time-lock, dan SHA-256 tamper detection dalam satu arsitektur minimal.Evaluasi empiris menunjukkan bahwa sistem mampu memenuhi tiga dimensi keamanan digital inheritance secara simultan.Keunggulan utama adalah penghapusan kebutuhan infrastruktur eksternal dan keamanan kriptografis yang kuat.Namun, keterbatasan seperti kerentanan rekonstruksi rantai pada model full-root-compromise dan ketergantungan entropi family secret tetap menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

1. Mengembangkan metode pengujian formal untuk mengukur keamanan PBKDF2 pada berbagai tingkat entropi family secret menggunakan model Markov Chain Monte Carlo. 2. Mengeksplorasi integrasi Catena Memoriae dengan Hyperledger Fabric untuk skenario multi-pihak yang memerlukan konsensus terdistribusi. 3. Mengimplementasikan trusted execution environment (Intel SGX atau ARM TrustZone) untuk mengurangi kerentanan memory exposure selama proses dekripsi, serta melakukan studi usabilitas empiris terhadap mekanisme family secret dalam deployment nyata.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-642-55220-5_17Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer chapter 10 1007 978 3 642 55220 5 17
  2. RFC 2898: PKCS #5: Password-Based Cryptography Specification Version 2.0 | RFC Editor. rfc pkcs password... doi.org/10.17487/RFC2898RFC 2898 PKCS 5 Password Based Cryptography Specification Version 2 0 RFC Editor rfc pkcs password doi 10 17487 RFC2898
Read online
File size704.92 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test