PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan kepastian hukum dan akuntabilitas dalam pengelolaan institusi Gereja Katolik di Indonesia, khususnya setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK). Regulasi sebelumnya yang merujuk pada Staatsblad 1927 dinilai tidak lagi relevan dalam menghadapi tuntutan sistem administrasi modern yang transparan dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restrukturisasi legal standing institusi Gereja serta implikasinya terhadap manajemen risiko dan akuntabilitas aset. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus, serta analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMA No. 13 Tahun 2025 memberikan kepastian hukum yang lebih kuat melalui pengakuan formal BHKK sebagai subjek hukum, sehingga meningkatkan legitimasi dalam pengelolaan aset, kontrak, dan kegiatan kelembagaan. Selain itu, regulasi ini berperan sebagai instrumen mitigasi risiko hukum yang dapat mencegah tanggung jawab pribadi pengurus akibat kegagalan administratif. Kesimpulannya, implementasi PMA ini memperkuat kedudukan hukum Gereja Katolik serta mendukung tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan sistem hukum nasional.
Pemberlakuan PMA Nomor 13 Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah yang memberikan kepastian hukum bagi Gereja Katolik dengan menggantikan regulasi kolonial Staatsblad 1927 Nomor 156.Pengakuan terhadap Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK) ini menyelaraskan Hukum Kanonik ke dalam sistem administrasi negara yang akuntabel.Melalui status subjek hukum formal, institusi Gereja kini memiliki kedudukan hukum yang kokoh dalam mengelola aset, perizinan, hingga perlindungan di pengadilan.Sinergi ini menjamin otonomi internal tetap terjaga sekaligus memperkuat legitimasi Gereja untuk bekerja sama dengan pihak ketiga secara sah.Implementasi regulasi ini juga berfungsi sebagai instrumen manajemen risiko untuk melindungi otonomi Gereja dan mencegah tanggung jawab pribadi pengurus.Maria Mediatrix menjadi pengingat penting akan risiko hilangnya status hukum jika sinkronisasi data tidak dilakukan secara akurat.Penguatan kontrak melalui akta notaris yang berlandaskan conventio scripta memberikan perlindungan perdata yang nyata bagi setiap unit pelayanan Katolik.Kesimpulannya, pemenuhan administratif ini merupakan sarana evangelisasi yang efektif untuk mewujudkan kesejahteraan umum dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi manajemen aset Gereja Katolik di era PMA No. 13 Tahun 2025, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi untuk transparansi administrasi. Selain itu, perlu diexplore perbedaan implementasi regulasi ini di wilayah pedesaan dan perkotaan, mengingat tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi integrasi antara Hukum Kanonik dan peraturan hukum positif nasional dalam konteks perubahan struktur organisasi gerejani, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keberagaman budaya.
| File size | 330.73 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti,Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti,
UNMAUNMA Penelitian ini mempergunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menyebutkanPenelitian ini mempergunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menyebutkan
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Evaluasi berkelanjutan berbasis analisis SWOT dan tracer study dilakukan untuk memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja. Strategi adaptasiEvaluasi berkelanjutan berbasis analisis SWOT dan tracer study dilakukan untuk memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja. Strategi adaptasi
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Hasyim Asyari relevan untuk memperkuat integrasi sosial dan memperkaya pengembangan Islam di Indonesia. Hasyim Asyari berkontribusi signifikan pada pembentukanHasyim Asyari relevan untuk memperkuat integrasi sosial dan memperkaya pengembangan Islam di Indonesia. Hasyim Asyari berkontribusi signifikan pada pembentukan
STAI IUSTAI IU Implementasi kurikulum berarti penerapan kurikulum dalam proses pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap perubahan perilaku peserta didik. MengimplementasikanImplementasi kurikulum berarti penerapan kurikulum dalam proses pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap perubahan perilaku peserta didik. Mengimplementasikan
UNMAUNMA 16 Tahun 2019, serta Kompilasi Hukum Islam, dan menilai kemampuan finansial calon suami sebelum mengabulkan dispensasi. Temuan ini menjawab pertanyaan16 Tahun 2019, serta Kompilasi Hukum Islam, dan menilai kemampuan finansial calon suami sebelum mengabulkan dispensasi. Temuan ini menjawab pertanyaan
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Kond pedir bahwa penggunaan metode konvensktó dapat memengaruhi prestasi belajar. Oleh karena itu, peneliti mengimplementasikan manajemen pembelajaranKond pedir bahwa penggunaan metode konvensktó dapat memengaruhi prestasi belajar. Oleh karena itu, peneliti mengimplementasikan manajemen pembelajaran
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Pengetahuan orang tua tentang manajemen pendidikan yang salah menjadi faktor utama kerusakan dalam mendidik akhlak pada anak. Al Quran sebagai sumber petunjukPengetahuan orang tua tentang manajemen pendidikan yang salah menjadi faktor utama kerusakan dalam mendidik akhlak pada anak. Al Quran sebagai sumber petunjuk
Useful /
ABDIMASABDIMAS 2) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. dan2) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. dan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian berhasil mengembangkan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS untuk materi sistem pencernaan di SMA dengan model ADDIE, yang terbuktiPenelitian berhasil mengembangkan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS untuk materi sistem pencernaan di SMA dengan model ADDIE, yang terbukti
UNMAUNMA Tujuan penelitian memberikan problem solving atas permasalahan pada manajemen lembaga pendidikan Islam berdasarkan teori ilmu pengetahuan, agar menjadiTujuan penelitian memberikan problem solving atas permasalahan pada manajemen lembaga pendidikan Islam berdasarkan teori ilmu pengetahuan, agar menjadi
UNMAUNMA Pendekatan individual yang bersifat simpatik, lemah lembut, dan memudahkan serta pelatihan rutin dalam ibadah (solat duha, solat zuhur, membaca Al‑Quran,Pendekatan individual yang bersifat simpatik, lemah lembut, dan memudahkan serta pelatihan rutin dalam ibadah (solat duha, solat zuhur, membaca Al‑Quran,