UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

LATAR BELAKANG Aktivitas fisik merupakan penyumbang terbesar untuk mencapai kesehatan yang baik. Anak-anak yang melakukan aktivitas fisik setiap hari dengan baik akan mendapat manfaat yang positif. Beberapa penelitian menunjukkan adanya perbedaan ketrampilan motorik antara anak laki-laki dan perempuan. Untuk dapat memahami mengenai perkembangan kemampuan motorik dan aktivitas fisik pada anak laki-laki dan perempuan, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan peran gender terhadap hubungan antara kemampuan motorik dan aktivitas fisik pada anak-anak berusia 6-12 tahun. METODE Penelitian menggunakan studi observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 162 murid Sekolah Dasar di daerah Grogol Jakarta Barat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik (berupa menonton TV, bermain game, dan bermain di luar rumah). Pengukuran kekuatan motorik dilakukan dengan menggunakan metode Bruininks-Oseretsky Test–Second Edition (BOT-2). Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 17.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan bersarnya 0,05. HASIL Analisis regresi linear ganda menunjukkan pada anak laki-laki strength subset merupakan faktor yang paling berperan terhadap kegiatan menonton televisi, semakin tinggi skor strength subset, semakin berkurang kegiatan menonton televisi (â=-0,125; p=0,021). Usia merupakan faktor yang paling berperan terhadap kegiatan main di luar pada anak perempuan, semakin bertambah usianya maka kegiatan main di luar akan semakin berkurang (â=-0,375; p=0,016). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan perbedaan jender berdampak terhadap hubungan antara kemampuan motorik dan aktivitas fisik pada anak-anak. Pada anak laki-laki kemampuan motorik yang tinggi meningkatkan aktifitas bermain di luar. Murid-murid sekolah dasar harus diberikan kesempatan bermain di luar untuk memperbaiki ketrampilan motoriknya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan jender berdampak terhadap hubungan antara kemampuan motorik dan aktivitas fisik pada anak-anak.Pada anak laki-laki, kemampuan motorik yang tinggi meningkatkan aktivitas bermain di luar.Murid-murid sekolah dasar harus diberikan kesempatan bermain di luar untuk memperbaiki ketrampilan motoriknya.

Penelitian lanjutan dapat menggabungkan alat ukur objektif seperti accelerometer untuk memperbaiki akurasi data aktivitas fisik. Studi longitudinal juga penting untuk mengeksplorasi hubungan kausal antara kemampuan motorik dan aktivitas fisik sepanjang masa perkembangan anak. Selain itu, penelitian lebih lanjut bisa fokus pada pengembangan intervensi berbasis gender untuk meningkatkan partisipasi anak laki-laki dan perempuan dalam aktivitas fisik di luar ruangan secara seimbang.

  1. 0. loading publications.aap.org/pediatrics/article/118/6/e1758/69679/The-Relationship-Between-Motor-Proficiency-and0 loading publications aap pediatrics article 118 6 e1758 69679 The Relationship Between Motor Proficiency and
Read online
File size51.49 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test