SPS PERBANASSPS PERBANAS

JRPMAJRPMA

Sebuah studi pendahuluan pada Februari 2020 di Surabaya Utara menjelaskan bahwa 81% ibu pasca persalinan mengalami blues pasca persalinan. Kondisi ini berdampak pada peningkatan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode CBT dan ELIP terhadap derajat blues pasca persalinan pada masyarakat Madura urban di Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah 80 ibu pasca persalinan. Sampling menggunakan total sampling dengan 40 responden sebagai kelompok pre dan post CBT, serta 40 responden sebagai kelompok pre dan post ELIP. Instrumen yang digunakan adalah EPDS melalui screening online, sedangkan CBT dan ELIP dilakukan melalui web online. Uji analisis menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen dengan p<0.05. Hasil dan implikasi menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok pre dan post dalam masing-masing kelompok CBT sebesar 22.87 dan ELIP sebesar 22.95, sedangkan uji t independen memperoleh p = 0.81 yang berarti tidak ada perbedaan antara CBT dan ELIP dalam mengurangi derajat blues pasca persalinan.

Berdasarkan hasil uji t berpasangan, diperoleh koefisien korelasi sebesar -0.05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap derajat blues pasca persalinan setelah diberikan terapi CBT.CBT adalah salah satu psikoterapi yang terdiri dari strategi perilaku, keterampilan komunikasi, mekanisme coping, dan self efficacy.Beberapa hal yang diteliti dalam implementasi CBT dalam penelitian ini adalah kontrol diri, kepercayaan, budaya, peran ibu, dan dukungan.ELIP adalah bentuk pelatihan gaya hidup dalam blues pasca persalinan pada suku Madura yang disusun bersama dengan program yang telah disepakati oleh kelompok sehingga peserta kelompok dapat saling mengontrol, memotivasi, mengingatkan sehingga tercapai dukungan sosial, perubahan persepsi, perubahan pola pikir, dan perubahan perilaku.Penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu penelitian budaya kesehatan yang sangat terbatas pada suku Madura, jumlah responden yang terbatas, dan keterbatasan peneliti dalam memantau keberhasilan metode yang telah diterapkan.CBT dan ELIP adalah metode untuk mengurangi gejala blues pasca persalinan.Setiap metode memiliki efektivitasnya, tetapi CBT lebih efektif untuk ibu pasca persalinan suku Madura.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang budaya kesehatan suku Madura yang lebih mendalam, terutama dalam konteks blues pasca persalinan, untuk memahami faktor-faktor budaya yang mempengaruhi gejala dan manajemen blues pasca persalinan. (2) Meningkatkan jumlah responden dalam penelitian selanjutnya untuk meningkatkan validitas dan generalisasi hasil. (3) Mempertimbangkan penggunaan metode penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam atau fokus grup, untuk mengumpulkan informasi lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi ibu pasca persalinan terhadap CBT dan ELIP, serta faktor-faktor budaya yang terkait.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s10826-018-1053-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s10826 018 1053 0
Read online
File size184.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test