BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Penelitian ini dilakukan di BPR PD Rokan Hulu dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki praktik disiplin dan penerapan hukuman di antara karyawan dalam institusi tersebut. Temuan menunjukkan bahwa untuk meningkatkan keragaman disiplin, BPR PD Rokan Hulu telah menetapkan peraturan yang kuat dan menerapkan sanksi secara efektif. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BPR PD Rokan Hulu dalam mempromosikan keragaman melalui program pelatihan yang terstruktur dan penerapan tindakan hukuman. Meskipun demikian, penelitian ini mengidentifikasi masih adanya kasus-kasus ketidakdisiplinan di antara beberapa karyawan. Pelanggaran spesifik yang diamati termasuk keterlambatan berulang, absen tanpa persetujuan sebelumnya dari atasan, dan meninggalkan tempat kerja tanpa alasan yang jelas selama jam kerja resmi. Tindakan-tindakan ini tidak hanya melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, tetapi juga melemahkan kerangka kerja disiplin secara keseluruhan yang dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan efisien. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan dan penguatan terus-menerus terhadap langkah-langkah disiplin untuk memastikan kepatuhan terhadap norma dan standar organisasi. Selain itu, penelitian ini menyarankan bahwa meskipun penerapan aturan dan sanksi sangat penting, BPR PD Rokan Hulu dapat memperoleh manfaat dari penjelajahan strategi tambahan untuk mengatasi akar penyebab ketidakdisiplinan. Hal ini dapat mencakup sesi pelatihan yang lebih personal, saluran komunikasi yang lebih baik antara karyawan dan manajemen, serta pengembangan budaya perusahaan yang lebih inklusif yang mendorong rasa hormat terhadap peraturan. Secara kesimpulan, meskipun BPR PD Rokan Hulu telah melakukan langkah-langkah yang patut dipuji dalam menegakkan disiplin dan menerapkan sanksi yang diperlukan, masih ada ruang untuk perbaikan. Menangani masalah ketidakdisiplinan karyawan memerlukan pendekatan multidisipliner yang tidak hanya menghukum ketidakpatuhan tetapi juga secara aktif membangun budaya organisasi yang menghargai ketepatan waktu, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap pedoman yang telah ditetapkan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kesimpulan dari studi ini adalah sebagai berikut.BPR Rokan Hulu menerapkan peraturan yang baik dan penerapan sanksi, kita dapat melihat bagaimana PD.BPR Rokan Hulu dari kredit rakyat memperhatikan upaya dalam meningkatkan keragaman melalui program pelatihan dan dalam memberikan sanksi.Karena disiplin ini akan mengantisipasi terjadinya pelanggaran, dan jika pelanggaran dilakukan secara berulang, hal ini akan berdampak negatif pada perusahaan.BPR Rokan Hulu adalah melalui faktor internal dan eksternal.Faktor internal meliputi peraturan, contoh kepemimpinan, keadilan, dan lingkup pekerjaan.Masih ada beberapa karyawan yang tidak disiplin dengan mengambil tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan seperti jam kerja sering datang terlambat, tidak hadir tanpa izin dari atasan, dan ada beberapa karyawan yang meninggalkan tempat kerja tanpa alasan yang jelas pada saat jam kerja.Sehingga akan berdampak negatif pada karyawan lainnya ketika terpapar perilaku tidak disiplin akan mengakibatkan kerja yang tidak efisien dan efisien.

Untuk meningkatkan disiplin kerja dan mengurangi pelanggaran, PD.Bank of Peoples Credit (BPR) Rokan Hulu dapat mempertimbangkan beberapa strategi berikut: 1. Melakukan pelatihan yang lebih terstruktur dan personal untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman karyawan tentang pentingnya disiplin kerja. Pelatihan ini dapat mencakup topik-topik seperti manajemen waktu, tanggung jawab, dan etika kerja. 2. Memperkuat komunikasi antara karyawan dan manajemen melalui saluran yang lebih efektif. Komunikasi yang terbuka dan lancar dapat membantu mengidentifikasi masalah-masalah yang menyebabkan ketidakdisiplinan, serta memberikan umpan balik konstruktif kepada karyawan. 3. Mengembangkan budaya perusahaan yang lebih inklusif dan mendukung. Budaya perusahaan yang positif dan inklusif dapat mendorong karyawan untuk saling menghormati dan bekerja sama, serta meningkatkan rasa kepemilikan dan komitmen terhadap organisasi. 4. Menerapkan sistem penghargaan dan pengakuan untuk karyawan yang menunjukkan disiplin kerja yang baik. Sistem ini dapat membantu memotivasi karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. 5. Melakukan evaluasi dan peninjauan kembali peraturan dan kebijakan disiplin kerja secara berkala. Dengan demikian, peraturan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan. 6. Memberikan pendidikan dan pelatihan khusus bagi atasan dan pemimpin untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola dan memotivasi karyawan. Pemimpin yang efektif dapat menjadi contoh dan teladan bagi karyawan dalam hal disiplin kerja. 7. Mengembangkan sistem pemantauan dan pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan disiplin kerja. Sistem ini dapat mencakup penggunaan teknologi, seperti sistem absensi digital, untuk memantau kehadiran dan kinerja karyawan. 8. Menerapkan sanksi yang adil dan konsisten untuk pelanggaran disiplin kerja. Sanksi harus sesuai dengan tingkat pelanggaran dan diterapkan secara adil untuk semua karyawan. 9. Mengembangkan program bimbingan dan konseling bagi karyawan yang mengalami kesulitan dalam menjaga disiplin kerja. Program ini dapat membantu karyawan dalam mengatasi tantangan pribadi atau profesional yang mempengaruhi disiplin mereka. 10. Mengadakan diskusi dan dialog terbuka antara manajemen dan karyawan untuk mendengarkan masukan dan saran mereka terkait dengan disiplin kerja. Dengan melibatkan karyawan dalam proses ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kolaboratif dan responsif.

  1. Trading in Influence: Modus Baru dalam Korupsi Indonesia Tahun 2022 dan Paradoks Kriminalisasi | Zenodo.... doi.org/10.5281/zenodo.10494654Trading in Influence Modus Baru dalam Korupsi Indonesia Tahun 2022 dan Paradoks Kriminalisasi Zenodo doi 10 5281 zenodo 10494654
  2. Akuntansi Terintegrasi Islam : Alternatif Model Dalam Penyusunan Laporan Keuangan | Zenodo. akuntansi... doi.org/10.5281/zenodo.8384951Akuntansi Terintegrasi Islam Alternatif Model Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Zenodo akuntansi doi 10 5281 zenodo 8384951
  3. Suppressing the Level of Corruption in Kampar District: A Study of The Impact of Accountability, Audit... doi.org/10.5281/zenodo.10538909Suppressing the Level of Corruption in Kampar District A Study of The Impact of Accountability Audit doi 10 5281 zenodo 10538909
  4. Pelanggaran Prinsip Etika Audit dalam Dysfunctional Audit Behavior (Violation of Audit Ethics Principles... doi.org/10.5281/zenodo.8394964Pelanggaran Prinsip Etika Audit dalam Dysfunctional Audit Behavior Violation of Audit Ethics Principles doi 10 5281 zenodo 8394964
Read online
File size605.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test