CARAKACARAKA

CARAKA : Indonesia Journal of CommunicationCARAKA : Indonesia Journal of Communication

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Generasi Z memaknai dan mengonsumsi televisi di tengah perkembangan pesat media digital. Dominasi platform berbasis internet sering memunculkan anggapan bahwa televisi kehilangan relevansinya, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif untuk menggali pengalaman dan persepsi Generasi Z terhadap konsumsi televisi. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 12 informan berusia 18-25 tahun dan observasi terbatas di lingkungan keluarga, sementara data sekunder dari laporan AC Nielsen Q1 2025 digunakan sebagai pendukung empiris untuk memperkuat analisis. Temuan utama mengonfirmasi adanya adaptasi, bukan abandonasi. Televisi bertransformasi menjadi media sekunder yang fungsinya bergeser dari hiburan personal menjadi hiburan kolektif dan sumber informasi kredibel. Preferensi konten (berita, olahraga langsung, ajang hiburan), kebiasaan menonton keluarga, dan aksesibilitas fisik menjadi determinan utama konsumsi televisi. Studi ini juga mengidentifikasi perilaku multi-screening sebagai bentuk partisipasi aktif audiens, bukan distraksi. Studi ini mengonfirmasi bahwa konvergensi media tidak membunuh televisi, melainkan menciptakan ekosistem multi-layar di mana televisi dan digital saling melengkapi, terutama dalam konteks keluarga urban Indonesia. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis bagi kajian komunikasi massa, khususnya dalam memahami dinamika konsumsi media di kalangan Generasi Z di Indonesia dan menantang asumsi substitusi linier dalam teori difusi inovasi.

Televisi tidak sepenuhnya ditinggalkan oleh Generasi Z, melainkan mengalami pergeseran fungsi dan pola konsumsi.Konsumsi televisi di kalangan Generasi Z bersifat selektif, kontekstual, dan tidak menjadi aktivitas bermedia utama seperti pada generasi sebelumnya.Televisi dikonsumsi pada waktu-waktu tertentu, terutama dalam konteks kebersamaan keluarga dan untuk akses konten spesifik seperti berita aktual, olahraga langsung, dan ajang hiburan bergengsi.Televisi dimaknai oleh Generasi Z dalam tiga kerangka utama.sebagai sarana hiburan kolektif yang memfasilitasi interaksi keluarga, sebagai sumber informasi dengan tingkat kredibilitas lebih tinggi dibandingkan dengan media sosial, dan sebagai media pengiring dalam aktivitas sehari-hari.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbedaan pola konsumsi televisi antar wilayah urban dan rural untuk memahami dampak kesenjangan digital. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi perubahan perilaku Generasi Z saat mereka memasuki tahap kehidupan yang lebih dewasa dan memiliki tanggung jawab keluarga. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan hybrid yang menggabungkan media konvensional dan digital untuk meningkatkan engagement audiens melalui konten yang sesuai dengan kebutuhan kolaboratif dan interaktif.

  1. Televisi di Mata Generasi Z : Pola Konsumsi, Makna, Dan Relevansinya di Era Digital | CARAKA : Indonesia... doi.org/10.25008/caraka.v7i1.272Televisi di Mata Generasi Z Pola Konsumsi Makna Dan Relevansinya di Era Digital CARAKA Indonesia doi 10 25008 caraka v7i1 272
Read online
File size748.1 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test