STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK

Jurnal Informatika dan Rekayasa ElektronikJurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik

Pengguna Game online terus bertambah dari tahun ke tahun maka dari itu penyedia layanan internet (ISP) harus menyediakan kualitas internet yang stabil dan cepat. Kebutuhan Bandwidth Game online harus didukung dengan jaringan internet yang mendukung dalam hal kecepatan dan kesetabilan koneksi internet. Pada saat menggunakan Game online terkadang koneksi buruk sehingga menjadikan kondisi yang dinamakan nge-lag. Kemudian membuat avatar Game online tidak bergerak atau trafik tersendat. Hal ini membuat pemain Game online akan kalah melawan musuh karena saat avatar Game online tersebut tidak bergerak akan mudah untuk musuh melakukan tembak mati. Berdasar hal tersebut, maka dilakukan penelitian analisis kebutuhan kecepatan Bandwidth Game online agar penyedia layanan internet (ISP) bisa mengalokasikan berapa kecepatan atau Bandwidth pada kebutuhan Game supaya pengguna Game online merasa nyaman, aman tanpa merasa ada kondisi lambat atau nge-lag. Penelitian ini mengujikan 3 Game yaitu Free fire, Mobile Legends dan Pubg mobile dan masing-masing Game menggunakan grafik atau kualitas gambar yang sedang dengan pengujian selama 10 menit. Hasil dari penelitian menunjukkan ketiga Game membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk proses Upload dan Download.

Penelitian ini menganalisis rata-rata penggunaan bandwidth untuk Free Fire, Mobile Legends, dan PUBG Mobile, menunjukkan variasi kebutuhan Download dan Upload pada masing-masing game.Secara rata-rata, PUBG Mobile memiliki penggunaan Download tertinggi sebesar 48.7 kbps, sementara Free Fire menunjukkan penggunaan Upload tertinggi sebesar 15.Untuk pemakaian maksimal, PUBG Mobile membutuhkan Download tertinggi mencapai 7.9 Mbps saat login awal, sedangkan Free Fire membutuhkan Upload tertinggi 2.

Para peneliti selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan menyelidiki lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi pengalaman bermain game online di luar sekadar kebutuhan bandwidth. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah untuk menganalisis bagaimana kombinasi parameter jaringan seperti latensi (ping) dan tingkat kehilangan paket (packet loss) secara bersamaan memengaruhi kualitas pengalaman bermain (Quality of Experience atau QoE) bagi para pemain game mobile. Studi ini dapat mengidentifikasi ambang batas toleransi setiap game terhadap kondisi jaringan yang kurang ideal, tidak hanya dari sisi kecepatan data, tetapi juga responsivitas dan keandalan koneksi. Selain itu, penting juga untuk memahami secara lebih mendalam tentang persepsi subjektif pengguna terhadap performa game; misalnya, apakah ada titik optimal bandwidth di mana penambahan kecepatan internet tidak lagi memberikan peningkatan signifikan pada rasa nyaman dan minimnya lag yang dirasakan pemain? Penelitian selanjutnya bisa melibatkan survei mendalam atau eksperimen terkontrol dengan partisipan untuk mengumpulkan data kualitatif mengenai kepuasan bermain. Terakhir, pengembangan sistem manajemen bandwidth yang lebih cerdas dan dinamis menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau pembelajaran mesin juga merupakan area yang sangat menjanjikan. Sistem ini dapat mempelajari pola penggunaan bandwidth dari berbagai game dan pengguna, lalu secara adaptif mengalokasikan sumber daya jaringan secara real-time, tidak hanya berdasarkan kebutuhan puncak yang terukur, tetapi juga mempertimbangkan fluktuasi kondisi jaringan dan prioritas aplikasi, sehingga mampu meminimalkan terjadinya lag secara proaktif dan terus-menerus mengoptimalkan pengalaman bermain game online mobile.

  1. #kinerja guru#kinerja guru
  2. #access point#access point
Read online
File size1.03 MB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1DM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test