JDMFSJDMFS
Journal of Dentomaxillofacial ScienceJournal of Dentomaxillofacial SciencePenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh gaya pengasuhan terhadap keparahan karies gigi pada anak usia sekolah di Bintaro Village, South Jakarta. Dengan memeriksa bagaimana perilaku pengasuhan yang berbeda mempengaruhi kesehatan mulut anak, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga ke bidang kedokteran gigi anak. Temuan ini diharapkan untuk meningkatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan karies gigi. Penelitian ini dapat menginformasikan inisiatif kesehatan masyarakat dan intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku kesehatan mulut pada anak-anak dan memberikan panduan bagi profesional gigi dalam mengatasi dampak gaya pengasuhan pada pencegahan dan pengobatan karies gigi pada anak-anak.
Penelitian ini menekankan hubungan signifikan antara gaya pengasuhan otoriter dengan keparahan karies gigi pada anak-anak.Temuan ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan otoriter yang dominan dikaitkan dengan insidensi karies gigi yang signifikan (56,7%).Hasil uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,029).Analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa gaya pengasuhan otoriter menjelaskan 17,06% variasi dalam keparahan karies gigi (r = 0,413, p = 0,045).Penelitian ini menyoroti pentingnya gaya pengasuhan dalam perkembangan karies gigi pada anak-anak dan menekankan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme di balik hubungan ini.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih besar dan beragam untuk menyelidiki efek jangka panjang gaya pengasuhan pada kesehatan mulut anak-anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mungkin mempengaruhi hubungan antara gaya pengasuhan dan karies gigi. Mempelajari peran budaya dalam praktik pengasuhan dan dampaknya pada kesehatan mulut anak juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Dengan memahami hubungan kompleks antara gaya pengasuhan dan kesehatan mulut, kita dapat mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk mencegah dan mengobati karies gigi pada anak-anak.
| File size | 1.98 MB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
BIOSCMEDBIOSCMED Latar belakang: Positron emission tomography (PET) dengan fibroblast activation protein inhibitor (FAPI) telah muncul sebagai modalitas menjanjikan untukLatar belakang: Positron emission tomography (PET) dengan fibroblast activation protein inhibitor (FAPI) telah muncul sebagai modalitas menjanjikan untuk
JDMFSJDMFS Dari tinjauan skoping ini, kami menemukan bahwa GTF, GBP, dan SAg merupakan faktor penting yang terkait dengan karies gigi pada anak-anak dengan sindromDari tinjauan skoping ini, kami menemukan bahwa GTF, GBP, dan SAg merupakan faktor penting yang terkait dengan karies gigi pada anak-anak dengan sindrom
BIOSCMEDBIOSCMED Namun, data jangka panjang (7 tahun) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (RR 0,92; 95% CI 0,78–1,08; pNamun, data jangka panjang (7 tahun) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (RR 0,92; 95% CI 0,78–1,08; p
BIOSCMEDBIOSCMED Temuan ini mendukung integrasi hati-hati biomarker ini ke dalam algoritma klinis, meskipun studi prognostik multi-pusat yang lebih luas diperlukan. NfLTemuan ini mendukung integrasi hati-hati biomarker ini ke dalam algoritma klinis, meskipun studi prognostik multi-pusat yang lebih luas diperlukan. NfL
JDMFSJDMFS Stunting tidak secara signifikan terkait dengan pola karies gigi pada anak usia 6–12 tahun. Namun, anak stunting cenderung menunjukkan lesi karies yangStunting tidak secara signifikan terkait dengan pola karies gigi pada anak usia 6–12 tahun. Namun, anak stunting cenderung menunjukkan lesi karies yang
JDMFSJDMFS Kepadatan kolagen diukur menggunakan pewarnaan Massons trichrome. Observasi dilakukan dengan mikroskop cahaya pada perbesaran 400× dan perangkat lunakKepadatan kolagen diukur menggunakan pewarnaan Massons trichrome. Observasi dilakukan dengan mikroskop cahaya pada perbesaran 400× dan perangkat lunak
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Latar belakang: Seseorang yang sudah memasuki lanjut usia (lansia) akan mengalami proses menua, yang mengakibatkan banyak perubahan pada lansia, meliputiLatar belakang: Seseorang yang sudah memasuki lanjut usia (lansia) akan mengalami proses menua, yang mengakibatkan banyak perubahan pada lansia, meliputi
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dan percepatan pertumbuhan (growth sput) sehingga mereka harus menghadapiMasa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dan percepatan pertumbuhan (growth sput) sehingga mereka harus menghadapi
Useful /
BIOSCMEDBIOSCMED tomentosa dengan konsentrasi 25% secara efektif menekan ekspresi MMP-1 dan menormalkan penebalan epidermal yang diinduksi UVB pada tikus. Respons hormetiktomentosa dengan konsentrasi 25% secara efektif menekan ekspresi MMP-1 dan menormalkan penebalan epidermal yang diinduksi UVB pada tikus. Respons hormetik
BIOSCMEDBIOSCMED Teknik ini memfasilitasi perbaikan yang ditargetkan, meminimalkan morbiditas pada populasi rentan ini. Integrasi data aliran fisiologis dari scintigraphyTeknik ini memfasilitasi perbaikan yang ditargetkan, meminimalkan morbiditas pada populasi rentan ini. Integrasi data aliran fisiologis dari scintigraphy
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Gangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia karena gangguan insulin yang disebabkan oleh gangguan kerja dan atau sekresi insulin merupakan penyebabGangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia karena gangguan insulin yang disebabkan oleh gangguan kerja dan atau sekresi insulin merupakan penyebab
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Pada tingkat kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari – hari dan akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Selain itu juga terdapat faktor – faktiorPada tingkat kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari – hari dan akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Selain itu juga terdapat faktor – faktior