BIOSCMEDBIOSCMED

BSMBSM

Ketidakmampuan untuk mempertahankan efek jangka panjang dari pelatihan otot dasar panggul (PFMT) pada kejadian inkontinensia urin perinatal tetap menjadi tantangan klinis. Meta-analisis ini mengevaluasi efikasi jangka pendek dan jangka panjang PFMT melalui studi acak terkontrol (RCT). Hasil analisis jangka pendek menunjukkan pengurangan signifikan dalam prevalensi dan keparahan inkontinensia urin (RR 0,65; 95% CI 0,52–0,81; p < 0,001). Namun, data jangka panjang (7 tahun) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (RR 0,92; 95% CI 0,78–1,08; p = 0,45). Kesimpulan menekankan bahwa meskipun PFMT efektif jangka pendek, kebutuhan intervensi berkelanjutan untuk mempertahankan hasil jangka panjang tetap menjadi tantangan utama.

Pelatihan otot dasar panggul memberikan efek jangka pendek yang signifikan dalam mencegah dan mengatasi inkontinensia urin perinatal.Namun, efek ini tidak bertahan jangka panjang karena penurunan kepatuhan perilaku dan kebutuhan intervensi berkelanjutan.Diperlukan strategi kesehatan yang lebih inovatif untuk memastikan pemeliharaan jangka panjang fungsi otot dasar panggul.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas aplikasi digital untuk meningkatkan kepatuhan jangka panjang pada pelatihan otot dasar panggul. Selain itu, perlu diteliti dampak perubahan hormonal terhadap integritas struktural otot dasar panggul selama proses penuaan. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang kombinasi terapi seperti biofeedback dengan latihan fungsional lainnya dapat mengungkap strategi inovatif untuk memperpanjang efek PFMT.

  1. Short-Term Efficacy Versus Long-Term Maintenance of Pelvic Floor Muscle Training for Perinatal Urinary... bioscmed.com/index.php/bsm/article/view/1597Short Term Efficacy Versus Long Term Maintenance of Pelvic Floor Muscle Training for Perinatal Urinary bioscmed index php bsm article view 1597
Read online
File size1.36 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test