UMIUMI

TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi AkuntansiTAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi

Pencocokan string merupakan proses fundamental dalam sistem pengenalan pola dan pemrosesan teks berskala besar, di mana efisiensi komputasi sangat memengaruhi kinerja sistem. Penelitian ini menganalisis perbandingan Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non-deterministic Finite Automata (NFA) dalam pencocokan string dengan pola (a|b)*abb. Penelitian diimplementasikan melalui simulator berbasis web menggunakan JavaScript, HTML, dan CSS, kemudian diuji pada delapan string pendek yang mewakili input diterima dan ditolak, serta string berukuran panjang untuk mengamati perbedaan waktu eksekusi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa DFA dan NFA menghasilkan keputusan penerimaan yang identik pada seluruh data uji, sehingga keduanya memiliki kemampuan pengenalan bahasa yang setara. Namun, DFA memperlihatkan efisiensi komputasi yang lebih baik karena setiap simbol input diproses melalui satu transisi deterministik, sedangkan NFA memerlukan pelacakan himpunan state aktif yang menambah beban komputasi. Pada string yang lebih panjang, selisih waktu eksekusi semakin terlihat, dengan DFA tetap lebih cepat dibandingkan NFA. Temuan ini menunjukkan bahwa DFA lebih unggul untuk implementasi pencocokan string yang menuntut efisiensi waktu, sedangkan NFA lebih fleksibel dalam perancangan transisi.

Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun DFA dan NFA memiliki tingkat akurasi yang setara dalam pencocokan string, keduanya memiliki karakteristik operasional yang berbeda.DFA unggul dalam kecepatan eksekusi karena sifat deterministiknya yang linier, sedangkan NFA menawarkan fleksibilitas perancangan yang lebih baik meski memerlukan beban komputasi tambahan saat melacak state aktif.Pemilihan model automata harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem, di mana DFA lebih efektif untuk aplikasi yang mengutamakan performa real-time, sementara NFA lebih relevan untuk kebutuhan desain pola yang kompleks.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai optimasi algoritma DFA dan NFA dalam pencocokan string dengan pola yang lebih kompleks. Selain itu, dapat juga dieksplorasi penggunaan teknik-teknik kompresi data atau algoritma pencarian alternatif untuk meningkatkan efisiensi komputasi DFA dan NFA. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja DFA dan NFA dalam aplikasi-aplikasi spesifik, seperti sistem pengenalan pola dalam bidang keamanan siber atau pengolahan bahasa alami.

  1. Analisis Perbandingan DFA dan NFA Dalam Pencocokan String | TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika... ejurnal.methodist.ac.id/index.php/tamika/article/view/5696Analisis Perbandingan DFA dan NFA Dalam Pencocokan String TAMIKA Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika ejurnal methodist ac index php tamika article view 5696
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s00236-021-00402-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s00236 021 00402 0
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s00236-019-00363-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s00236 019 00363 5
Read online
File size590.38 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test