UMIUMI

Majalah Ilmiah METHODAMajalah Ilmiah METHODA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Makassar terhadap pembelajaran berbasis nilai, tingkat sensitivitas sosial mahasiswa, serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang disebarkan kepada 165 mahasiswa Pendidikan IPS Universitas Negeri Makassar, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial berbantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis nilai berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan dominasi kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis nilai telah diterapkan dan diterima secara cukup baik namun belum optimal. Sensitivitas sosial mahasiswa berada pada kategori sedang, terutama pada indikator kesadaran kritis, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan sosial. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis nilai dengan sensitivitas sosial mahasiswa. Temuan ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis nilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan sensitivitas sosial mahasiswa, sehingga perlu dikembangkan secara lebih terintegrasi, reflektif, dan kontekstual dalam pembelajaran IPS di perguruan tinggi.

Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis nilai memiliki posisi strategis dalam pendidikan tinggi, khususnya pada Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Makassar.Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis nilai berada pada kategori sedang hingga tinggi, yang menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan telah hadir dan dikenali dalam proses pembelajaran, namun belum sepenuhnya terinternalisasi secara optimal.Di sisi lain, sensitivitas sosial mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Makassar yang berada pada kategori sedang mencerminkan bahwa pengalaman belajar dan keterlibatan dalam praksis sosial telah mampu menumbuhkan empati, kepedulian, dan kesadaran kritis terhadap realitas sosial, meskipun intensitas dan kedalamannya masih perlu ditingkatkan.Dengan demikian, pembelajaran IPS memiliki tanggung jawab tidak hanya mentransmisikan pengetahuan sosial, tetapi juga membangun kepekaan moral dan sosial mahasiswa sebagai calon pendidik dan warga negara.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas metode pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan sensitivitas sosial mahasiswa, khususnya melalui proyek kolaboratif yang terhubung dengan isu sosial lokal. Kedua, studi tentang peran pelatihan guru dalam menerapkan pendidikan berbasis nilai secara konsisten dan reflektif di kelas perlu dikembangkan, karena kualitas penerapan oleh dosen berpengaruh signifikan pada persepsi dan respons mahasiswa. Ketiga, penelitian tentang dampak jangka panjang program sensitivitas sosial terhadap perilaku empatik dan tanggung jawab sosial lulusan Pendidikan IPS dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan pengaruh pendidikan berbasis nilai dalam membentuk warga negara yang peka secara moral dan sosial. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkaya pendekatan pedagogis dan memastikan bahwa pembelajaran berbasis nilai tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diimplementasikan secara efektif dalam praktik akademik dan kehidupan sosial mahasiswa.

  1. HAYEF: Journal of Education. hayef journal education skip main content issn stanbul university cerrahpa... doi.org/10.5152/hayef.2021.20033HAYEF Journal of Education hayef journal education skip main content issn stanbul university cerrahpa doi 10 5152 hayef 2021 20033
Read online
File size366.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test