UNSURUNSUR
JURNAL AGRITAJURNAL AGRITASektor hortikultura di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kondisi geografis, iklim tropis, permintaan pasar yang tinggi, serta kemajuan teknologi pertanian menjadi faktor pendorong utama pengembangan komoditas hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan usahatani cabai keriting dan tomat sayur serta menganalisis efisiensi ekonomi masing-masing komoditas. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Kelompok Tani Gede Harapan selama empat bulan (November 2024–Maret 2025) dengan metode deskriptif kuantitatif dan teknik sampling jenuh. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih usahatani cabai keriting sebesar Rp407.501.291/ha/tahun dengan dua musim tanam, sedangkan tomat sayur sebesar Rp773.983.438/ha/tahun dengan tiga musim tanam. Nilai R/C Ratio cabai keriting sebesar 2,36 dan tomat sayur sebesar 3,01, menunjukkan bahwa usahatani tomat sayur lebih efisien secara ekonomi karena memberikan pengembalian yang lebih tinggi terhadap biaya yang dikeluarkan.
Berdasarkan uraian hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa.Usahatani tomat sayur memberikan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan usahatani cabai keriting.Pendapatan bersih petani dari cabai keriting mencapai Rp 407.291/ha/tahun dengan dua musim tanam, sedangkan tomat sayur menghasilkan Rp 773.Perbedaan ini disebabkan oleh tingginya volume produksi tomat sayur sebesar 289.644 kg/ha/tahun, meskipun harga jual per kilogram lebih rendah dibanding cabai keriting.Efisiensi nilai Revenue Cost Ratio (R/C) menunjukkan bahwa usahatani tomat sayur memiliki efisiensi ekonomi lebih tinggi dengan nilai 3,01, sedangkan cabai keriting sebesar 2,36.Artinya, setiap Rp 1 biaya produksi menghasilkan penerimaan sebesar Rp 3,01 pada tomat sayur dan Rp 2,36 pada cabai.Dengan demikian, usahatani tomat sayur lebih menguntungkan dan efisien secara ekonomi dibandingkan cabai keriting.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas mengenai efisiensi usahatani hortikultura di berbagai wilayah dengan kondisi geografis dan iklim yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis rantai nilai dan strategi pemasaran produk hortikultura, termasuk pengolahan pasca panen dan pengembangan merek. Terakhir, studi tentang dampak perubahan iklim dan strategi adaptasi pada usahatani hortikultura juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi.
| File size | 361.91 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
OPTIMA SCIENCEOPTIMA SCIENCE Partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi sering kali dibatasi oleh norma sosial, terutama di masyarakat mayoritas Indonesia. Namun, beban kemiskinanPartisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi sering kali dibatasi oleh norma sosial, terutama di masyarakat mayoritas Indonesia. Namun, beban kemiskinan
BALIPROVBALIPROV Berdasarkan hasil kuesioner, Manajemen Rantai Pasokan dan Ekonomi Hijau tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kabupaten Buleleng.Berdasarkan hasil kuesioner, Manajemen Rantai Pasokan dan Ekonomi Hijau tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kabupaten Buleleng.
OPTIMA SCIENCEOPTIMA SCIENCE Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja di industri fintech dan dapat menjadi dasar bagi perusahaanPenelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja di industri fintech dan dapat menjadi dasar bagi perusahaan
OPTIMA SCIENCEOPTIMA SCIENCE Dan data diolah melalui software Smart Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian hipotesis, hubungan organizational trust terhadap employee commitmentDan data diolah melalui software Smart Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian hipotesis, hubungan organizational trust terhadap employee commitment
NASETJOURNALNASETJOURNAL Parameter perkembangan penyakit, pertumbuhan tanaman, serta mekanisme pertahanan diukur, meliputi penanda stres oksidatif (H₂O₂, MDA), aktivitas enzimParameter perkembangan penyakit, pertumbuhan tanaman, serta mekanisme pertahanan diukur, meliputi penanda stres oksidatif (H₂O₂, MDA), aktivitas enzim
POLBINHUSPOLBINHUS Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui data kesehatan gigi dan mulut masyarakat dan memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut. Metode pengabdianTujuan pengabdian ini untuk mengetahui data kesehatan gigi dan mulut masyarakat dan memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut. Metode pengabdian
POLBINHUSPOLBINHUS Dosen/Staf Yayasan Karya Kesehatan kota Kendari memperoleh tambahan pengetahuan, pemahaman dan juga keterampilan mengenai pengelolaan laporan keuanganDosen/Staf Yayasan Karya Kesehatan kota Kendari memperoleh tambahan pengetahuan, pemahaman dan juga keterampilan mengenai pengelolaan laporan keuangan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Metode penarikan contoh dilakukan secara sengaja dengan jumlah sampel sebanyak 20 petani contoh dari 215 anggota populasi petani cabai merah kerting, sedangkanMetode penarikan contoh dilakukan secara sengaja dengan jumlah sampel sebanyak 20 petani contoh dari 215 anggota populasi petani cabai merah kerting, sedangkan
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Pihak yang berkepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan lingkungan berkelanjutan di wilayah adat Suku Wio/Mukoko belum termuatPihak yang berkepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan lingkungan berkelanjutan di wilayah adat Suku Wio/Mukoko belum termuat
POLBINHUSPOLBINHUS Dalam upaya memaksimalkan GEMA CERMAT, kader kesehatan berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait penggunaan obat. Kegiatan ini dilakukanDalam upaya memaksimalkan GEMA CERMAT, kader kesehatan berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait penggunaan obat. Kegiatan ini dilakukan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Keberhasilan penerapan sistem tanam jajar legowo menjadi obyek dalam penelitian. Terutama dalam hal keterlibatan penyuluh pertanian dalam mendampingi petaniKeberhasilan penerapan sistem tanam jajar legowo menjadi obyek dalam penelitian. Terutama dalam hal keterlibatan penyuluh pertanian dalam mendampingi petani
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Anggota Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu memiliki aktivitas usahatani sapi perah yang terstruktur dari hulu hingga hilir. Tingkat partisipasi anggotaAnggota Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu memiliki aktivitas usahatani sapi perah yang terstruktur dari hulu hingga hilir. Tingkat partisipasi anggota