ITATSITATS

KERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan InformatikaKERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan Informatika

Pada pencarian judul makalah jika terjadi kesalahan pengetikan maka akan menyebabkan judul atau abstrak yang diinginkan sering kali tidak muncul dan kita harus mengkoreksi tulisan yang telah diinputkan dengan 15 kata. Proses pengecekan kesalahan pengetikan dengan cara manual akan membutuhkan suatu sumber pasti sebagai acuan bahwa kata tersebut memang salah dalam proses penulisannya. Oleh karena itu perlu adanya fitur autocorrect dalam mesin pencarian untuk memudahkan user apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan judul atau abstrak makalah. Fitur autocorrect pada suatu aplikasi berfungsi sebagai otomatisasi pengoreksian kata yang salah dengan langsung menampilkan hasil yang benar. Peneliti menerapkan fitur autocorrect menggunakan metode Algoritma Levenstein Distance. Algoritma Levenshtein Distance ini mampu menghasilkan hasil evaluasi yang cukup tinggi yakni memiliki akurasi 100%, nilai rata-rata waktu respon ketiga operasinya adalah sekitar 0,22 detik per operasi katanya. Waktu respon ini termasuk cukup cepat karena masih < 1 detik.

Pada Sistem pencarian jurnal yang dilengkapi fitur autocorrect menggunakan algoritma Levenshtein Distance dapat mempermudah user apabila terjadi kesalahan inputannya sehingga judul jurnal yang diinginkan akan tetap muncul jika datanya ada di database.Algoritma Levenshtein Distance ternyata mempunyai respon time fitur autocorrect yang cukup cepat apabila terjadi operasi substitusi atau pengubahan yakni hanya sekitar 0,2 detik.Hal ini dikarenakan operasi perhitungannya hanya langsung mensubstitusi diagonal kiri atas pada matriks tanpa perlu mencari nilai minimal matriks terdekat.Algoritma Levenshtein Distance ini mampu menghasilkan hasil evaluasi yang cukup tinggi yakni memiliki akurasi pencarian data dengan 100% ketemu, nilai rata-rata waktu respon ketiga operasinya adalah sekitar 0,22 detik per operasi katanya.Waktu respon ini termasuk cukup cepat karena masih < 1 detik.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan fitur autocorrect yang lebih canggih dengan menggabungkan algoritma Levenshtein Distance dengan teknik-teknik lain seperti machine learning atau deep learning. Dengan menggunakan pendekatan ini, sistem dapat belajar dan menyesuaikan diri dengan lebih baik terhadap berbagai kesalahan pengetikan yang mungkin terjadi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada peningkatan kecepatan dan akurasi sistem, terutama dalam menangani kasus-kasus yang lebih kompleks atau dengan jumlah data yang lebih besar. Dengan demikian, sistem pencarian jurnal dapat menjadi lebih efisien dan akurat dalam membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan.

  1. Implementasi Fitur Autocorrect pada Sistem Pencarian Judul Jurnal dengan Algoritma Levenshtein Distance... ejurnal.itats.ac.id/kernel/article/view/9059Implementasi Fitur Autocorrect pada Sistem Pencarian Judul Jurnal dengan Algoritma Levenshtein Distance ejurnal itats ac kernel article view 9059
Read online
File size469.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test