ITATSITATS

KERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan InformatikaKERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan Informatika

Media informasi memainkan peran penting dalam penyampaian layanan informasi. Gangguan pada infrastruktur dapat menghentikan pelayanan publik dan memicu disinformasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang sistem manajemen kelangsungan bisnis (Business Continuity Management) untuk media informasi Kabupaten Tuban berbasis standar ISO 22301. Pendekatan kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan analisis risiko menggunakan Business Impact Analysis (BIA). Hasil menunjukkan ancaman kritis seperti serangan siber, kerusakan perangkat keras, dan pemadaman listrik. Risk assessment mengidentifikasi risiko dominan dari aspek TI (server down, serangan siber, gangguan jaringan), faktor pendukung operasional (pemadaman listrik, kerusakan perangkat), serta faktor manusia (kesalahan operasional). BIA menunjukkan distribusi berita via media sosial dan portal berita digital sebagai layanan kritis dengan target pemulihan relatif cepat (RTO 2–4 jam). Strategi mitigasi yang disarankan meliputi redundansi sistem, penguatan keamanan siber, penerapan kebijakan backup dan uji restore rutin, serta pembentukan tim BC/DR dengan alur komunikasi krisis yang jelas. BCP yang dirancang memberikan pedoman langkah-langkah pemulihan selama berbagai skenario gangguan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategi pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan) dan prosedur operasional standar untuk menjaga ketersediaan layanan media informasi Kabupaten Tuban saat terjadi krisis.

Penerapan Business Continuity Management (BCM) berdasarkan ISO 22301 sangat penting untuk menjaga keberlangsungan layanan informasi publik di Kabupaten Tuban.Risiko dominan berasal dari aspek TI, faktor pendukung operasional, dan faktor manusia.Layanan kritis adalah distribusi berita via media sosial dan portal berita digital dengan target pemulihan cepat (RTO 2–4 jam).Strategi mitigasi yang disarankan mencakup redundansi sistem, penguatan keamanan siber, kebijakan backup, dan pembentukan tim BC/DR.BCP yang dirancang memberikan pedoman pemulihan dalam berbagai skenario gangguan.Pelatihan dan pengujian berkala meningkatkan kesiapan menghadapi insiden, meminimalkan downtime, dan menjaga reputasi media.Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi pemerintah daerah sebagai panduan taktis dalam menetapkan target pemulihan sesuai standar internasional, serta memastikan akses informasi darurat yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan teknologi AI dalam deteksi ancaman siber untuk meningkatkan responsibilitas sistem media informasi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran komunitas lokal dalam memperkuat ketahanan BCM melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Terakhir, evaluasi dampak integrasi sistem cloud dalam strategi redundansi untuk mengoptimalkan pemulihan data selama krisis. Ketiga saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan inovatif dalam manajemen risiko, memperluas partisipasi masyarakat, dan memperbaiki infrastruktur digital untuk menjaga kontinuitas layanan informasi publik.

  1. Analisis Business Continuity Management Media Informasi Kabupaten Tuban Menggunakan Standar ISO 22301... doi.org/10.31284/j.kernel.2026.v7i1.9147Analisis Business Continuity Management Media Informasi Kabupaten Tuban Menggunakan Standar ISO 22301 doi 10 31284 j kernel 2026 v7i1 9147
  2. Faktor dan Rencana Aksi Implementasi BCMS Pada Sektor Publik: Studi Kasus Pada Sekretariat Utama BPKP... doi.org/10.22219/jaa.v6i3.27089Faktor dan Rencana Aksi Implementasi BCMS Pada Sektor Publik Studi Kasus Pada Sekretariat Utama BPKP doi 10 22219 jaa v6i3 27089
Read online
File size550.93 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test