UNDIPUNDIP

Jurnal Manajemen Kesehatan IndonesiaJurnal Manajemen Kesehatan Indonesia

Sumber daya manusia (SDM), khususnya karyawan rumah sakit, merupakan komponen penting dalam layanan rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit perlu menerapkan mekanisme untuk menjaga SDM dengan memperhatikan kepuasan kerja karyawan dan mengevaluasi kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepuasan karyawan terhadap kebijakan manajemen di RSUD Genteng. Penelitian dilakukan dari Maret hingga Mei 2024 dengan populasi 409 karyawan dan sampel 200 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kepuasan karyawan terhadap kebijakan manajemen di RSUD Genteng Banyuwangi adalah 83,403, yang menunjukkan kepuasan karyawan dengan kualitas B. Penelitian ini terdiri dari 8 elemen, dan setiap elemen menunjukkan hasil sebagai berikut: (1) Elemen rencana rumah sakit memperoleh skor 83,00, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (2) Elemen perilaku organisasi terhadap karyawan memperoleh skor 82,75, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (3) Elemen isu kerja memperoleh skor 85,14, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (4) Elemen manajemen memperoleh skor 82,87, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (5) Elemen isu supervisi memperoleh skor 83,47, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (6) Elemen isu pemeliharaan dan pengembangan SDM memperoleh skor 83,37, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (7) Elemen isu kompensasi dan manfaat yang diterima karyawan memperoleh skor 83,75, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B); (8) Elemen isu kinerja memperoleh skor 82,85, menunjukkan kepuasan karyawan (kualitas B).

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai kepuasan karyawan sebesar 83,403 dengan hasil memuaskan (mutu B).Kepuasan tertinggi karyawan terdapat pada unsur isu kerja dengan nilai 85,14 (mutu B, Memuaskan), sedangkan kepuasan terendah terdapat pada unsur perilaku organisasi terhadap karyawan dengan nilai 82,75 (mutu B, Memuaskan).Pihak manajemen rumah sakit hendaknya memberikan kewenangan kepada karyawan untuk membuat keputusan yang diperlukan dengan koordinasi terhadap pihak terkait atau dengan atasan secara langsung.Diperlukan review kelayakan fasilitas kerja bagi karyawan secara berkala, serta penambahan sarana dan prasarana di ruangan kerja guna menunjang kinerja karyawan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kepuasan kerja karyawan di rumah sakit pemerintah dan swasta, serta menganalisis faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepuasan kerja di masing-masing sektor. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak kepuasan kerja terhadap kinerja dan produktivitas karyawan, serta strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan rumah sakit untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan dan komunikasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung karyawan dalam melakukan pekerjaan.

Read online
File size380.41 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test