STIEKENSTIEKEN

Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian internal, budaya organisasi, dan moralitas individu terhadap pencegahan kecurangan dalam pengelolaan ekowisata mangrove di Madura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 161 anggota pokdarwis selaku pengelola di empat ekowisata mangrove di Madura. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria: pariwisata tidak dikelola oleh pemerintah, swasta/pribadi, melainkan pariwisata secara profesional dikelola pokdarwis. Data yang digunakan penelitian ini adalah data primer dengan metode analisis data berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik analisis data dilakukan dengan melakukan uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji hipotesis dengan analisis regresi linier berganda menggunakan software SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan moralitas individu berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan, sedangkan budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan.

Sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap pencegahan kecurangan.Hal ini berarti penerapan sistem pengendalian internal pada organisasi dapat mencegah terjadinya kecurangan.Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan.Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi antar sesama pengelola di ekowisata Mangrove Madura mengenai pentingnya etika dan integritas dalam pengelolaan wisata, sehingga perilaku tidak etis atau ilegal dapat memenuhi tujuan bisnis dan dapat memberikan peluang untuk individu melakukan kecurangan.Moralitas individu berpengaruh positif terhadap pencegahan kecurangan.Semakin berada pada level penalaran moral post-conventional, individu di ekowisata mangrove akan memprioritaskan kepentingan organisasinya dibandingkan kepentingannya sendiri dan individu akan berusaha melakukan hal positif yang tidak merugikan pihak lain.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengadakan sosialisasi antar pengelola pariwisata di setiap kabupaten di Madura mengenai pentingnya melakukan pencegahan kecurangan sejak dini. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat memperluas populasi dan sampel penelitian di luar Pulau Madura dan memperluas pemilihan wisata, tidak hanya wisata mangrove saja melainkan seperti wisata religi atau wisata budaya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pencegahan kecurangan dalam pengelolaan ekowisata mangrove di Madura.

  1. PENTINGKAH NILAI RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENGURANGI KECURANGAN? | Urumsah | Jurnal Akuntansi... jamal.ub.ac.id/index.php/jamal/article/view/917PENTINGKAH NILAI RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENGURANGI KECURANGAN Urumsah Jurnal Akuntansi jamal ub ac index php jamal article view 917
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s10551-011-0794-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s10551 011 0794 0
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10551-008-9983-xClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10551 008 9983 x
Read online
File size466.27 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test