ASSUNNAHASSUNNAH

Bashirah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamBashirah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Etika dalam berkomunikasi sangat dibutuhkan namun banyak orang saat ini ketika berbicara dengan orang lain tidak menggunakan etika di dalamnya sehingga menimbulkan masalah dengan orang lain. Hal inilah yang melatar belakangi peneliti untuk meneliti bainal mukminin Mushthafā al-Adawī. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui etika komunikasi Islam yang terdapat dalam Kitab Fiqhul akhlak wal muamalat bainal mukminin Mushthafā al-Adawī. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan analisis isi (content analysis). Teknik pengumpulan data dilakukan secara koding data. Dari hasil penelitian tersebut etika komunikasi Islam yang terdapat dalam Kitab Fiqhul akhlak wal muamalat bainal mukminin Mushthafā al-Adawī berjumlah 45 dalam tiga bentuk yaitu anjuran, perintah dan larangan. Etika komunikasi Islam dalam bentuk anjuran ada tiga tempat yaitu sebelum berbicara dengan 6 etika, saat berbicara dengan 22 etika, dan sesudah berbicara dengan 1 etika. Sedangkan dalam bentuk perintah ada 4 etika. Dan dalam bentuk larangan ada 12 etika. Dan qaulan sadida mendominasi qaul dengan 16 etika dari semua etika yang telah disebutkan.

Etika komunikasi Islam yang terdapat di dalam kitab Fiqhul Akhlak Wal Muamalat Bainal Muslimin berjumlah 45 etika dalam berkomunikasi.Mushthafā al-Adawī menggunakan etika komunikasi Islam dalam bentuk anjuran, perintah, dan larangan.Anjuran mencakup 29 etika, perintah 4 etika, dan larangan 12 etika.Etika ini mencakup prinsip-prinsip seperti kejujuran, kelembutan, dan kebenaran dalam berbicara, serta larangan terhadap kebohongan, kesombongan, dan ucapan yang merusak.Penelitian ini menunjukkan pentingnya etika komunikasi dalam membentuk hubungan sosial yang harmonis dan memperkuat nilai-nilai Islam dalam interaksi manusia.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan etika komunikasi Islam dalam konteks digital modern, seperti media sosial atau platform daring, untuk melihat efektivitasnya dalam mencegah konflik. Selain itu, perlu dilakukan studi banding antara etika komunikasi dalam kitab Fiqhul Akhlak Wal Muamalat dengan kitab-kitab fiqh lainnya untuk membandingkan pendekatan dan relevansinya terhadap masyarakat kontemporer. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak etika komunikasi Islam terhadap hubungan interpersonal dalam lingkungan kerja atau pendidikan, dengan metode survei dan wawancara untuk mengukur pemahaman dan penerapan praktiknya.

Read online
File size336.78 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test