POLSRIPOLSRI

International Journal of Advanced Research in Social StudiesInternational Journal of Advanced Research in Social Studies

Studi ini meneliti pengaruh perencanaan keuangan terhadap kesejahteraan finansial dan memeriksa peran moderating kontrol diri di kalangan karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumsel di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 160 responden dan dianalisis melalui Model Persamaan Struktural dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan keuangan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan finansial (β = 0,432, p < 0,001), menunjukkan bahwa individu yang secara aktif merencanakan dan mengelola keuangan mereka mengalami kepuasan dan keamanan finansial yang lebih besar. Selanjutnya, kontrol diri secara signifikan memoderasi hubungan ini, menunjukkan bahwa individu dengan kontrol diri yang lebih tinggi lebih mampu mengubah rencana keuangan menjadi perilaku konsisten, sehingga memperkuat dampak positif perencanaan keuangan terhadap kesejahteraan. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan dimensi psikologis ke dalam program literasi keuangan. Intervensi keuangan yang menggabungkan pendidikan perencanaan keuangan dengan alat penguatan kontrol diri—seperti pelatihan perilaku, perangkat komitmen, atau nudges digital—diprediksi akan menghasilkan peningkatan berkelanjutan dalam kesejahteraan finansial. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menempatkan kontrol diri bukan hanya sebagai sifat pribadi tetapi juga sebagai pendorong strategis yang menghubungkan celah antara perencanaan keuangan dan hasil keuangan, khususnya dalam konteks profesional berpenghasilan tetap di negara berkembang.

Studi ini memberikan bukti empiris kuat tentang peran penting perencanaan keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan finansial, dengan kontrol diri muncul sebagai faktor moderating signifikan yang memperkuat hubungan ini.Temuan menunjukkan bahwa meskipun perencanaan keuangan secara langsung berkontribusi pada stabilitas finansial dan kenyamanan psikologis individu, efektivitasnya secara signifikan ditingkatkan ketika disertai kapasitas pengaturan diri yang kuat.Berdasarkan prinsip ekonomi perilaku, hasil menegaskan bahwa perilaku keuangan yang baik bukan hanya fungsi dari pengetahuan atau perencanaan, tetapi juga disiplin perilaku dan pengaturan diri.Individu dengan tingkat kontrol diri yang lebih tinggi lebih mampu mematuhi rencana anggaran, menahan pengeluaran impulsif, dan mempertahankan fokus pada tujuan keuangan jangka panjang—secara akhirnya mengubah perencanaan keuangan terstruktur menjadi kesejahteraan finansial yang berkelanjutan.Dari perspektif praktis, wawasan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan, pemberi kerja, dan lembaga keuangan.Upaya untuk meningkatkan hasil keuangan sebaiknya melampaui intervensi dasar literasi dan mengintegrasikan komponen perilaku yang memupuk disiplin diri, kontrol emosional, dan ketekunan dalam mencapai tujuan.Khususnya dalam lingkungan organisasi seperti karyawan bank, program kesejahteraan keuangan sebaiknya dirancang secara holistik, menggabungkan alat perencanaan keuangan teknis dan strategi pembangunan keterampilan psikologis.Secara kesimpulan, mencapai kesejahteraan finansial bukan hanya produk dari pendapatan atau pengetahuan keuangan, tetapi interaksi sinergis antara perilaku perencanaan dan kontrol pribadi.Penelitian masa depan dapat memperluas model ini ke populasi yang beragam dan mengeksplorasi moderator psikologis atau kontekstual tambahan, memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana individu menavigasi dinamika kompleks pengambilan keputusan keuangan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital seperti aplikasi keuangan berbasis AI untuk memantau dan meningkatkan disiplin anggaran, terutama di kalangan generasi muda yang lebih akrab dengan platform digital. Studi juga bisa mengkaji peran faktor budaya dalam membentuk tingkat kontrol diri, seperti perbedaan antara masyarakat urban dan pedesaan dalam menerapkan perencanaan keuangan. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program pelatihan keuangan yang menggabungkan pendidikan finansial dan penguatan kontrol diri, terutama dalam konteks ekonomi yang tidak stabil. Pendekatan ini dapat membantu memahami bagaimana kombinasi strategi teknis dan psikologis memengaruhi kesejahteraan finansial secara berkelanjutan.

  1. 0. loading academic.oup.com/jcr/article/45/1/68/46000840 loading academic oup jcr article 45 1 68 4600084
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/rwe/10.1007/978-1-4419-1005-9_101690Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer rwe 10 1007 978 1 4419 1005 9 101690
Read online
File size362.27 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test