MSIRPMSIRP
MSI Transaction on EducationMSI Transaction on EducationPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO₄) 72V 100Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang (UNP). Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pemantauan temperatur melalui Battery Management System (BMS) pada rute sejauh 3,19 km dengan temperatur lingkungan awal 32°C. Variasi beban terdiri atas 3, 6, dan 11 penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur baterai bertambah seiring meningkatnya beban, yaitu sebesar 1°C, 2°C, dan 4°C, dengan temperatur maksimum mencapai 36°C. Temperatur tersebut masih berada dalam rentang operasi optimal baterai LiFePO₄ (20–45°C), sehingga baterai memiliki performa termal yang direkomendasikan untuk mendukung operasional shuttle bus listrik di lingkungan kampus.
Penelitian ini berhasil menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap karakteristik kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO₄) 72 V 100 Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang menggunakan data hasil pemantauan Battery Management System (BMS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban penumpang menyebabkan kenaikan temperatur baterai yang semakin besar.Meskipun terjadi peningkatan temperatur seiring bertambahnya beban kendaraan, temperatur maksimum yang dicapai masih berada dalam rentang operasi yang direkomendasikan untuk baterai LiFePO₄, sehingga menunjukkan bahwa sistem baterai tetap bekerja pada kondisi termal yang aman selama pengujian.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi suhu lingkungan ekstrem terhadap respons termal baterai LiFePO4 pada kendaraan listrik. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan performa baterai pada rute dengan gradien jalan berbeda untuk memahami dinamika pengelolaan panas. Studi juga disarankan untuk mengevaluasi hubungan antara fluktuasi arus discharge dan keausan baterai selama operasi berkelanjutan, serta pengembangan sistem manajemen termal yang lebih adaptif terhadap pola penggunaan shuttle bus di lingkungan kampus.
| File size | 549.18 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
NEOLECTURANEOLECTURA Temuan ini secara komprehensif menjawab rumusan masalah penelitian dengan menunjukkan bahwa konflik kepentingan tidak hanya bersumber dari perilaku individuTemuan ini secara komprehensif menjawab rumusan masalah penelitian dengan menunjukkan bahwa konflik kepentingan tidak hanya bersumber dari perilaku individu
NEOLECTURANEOLECTURA Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada manajemen dan karyawan,Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada manajemen dan karyawan,
MES BOGORMES BOGOR Hal ini disebabkan oleh produksi limbah cair dari warga yang melebihi kapasitas tangki pengolahan IPAL. Oleh karena itu, penambahan bak biofilter aerobHal ini disebabkan oleh produksi limbah cair dari warga yang melebihi kapasitas tangki pengolahan IPAL. Oleh karena itu, penambahan bak biofilter aerob
UM-SORONGUM-SORONG Rendahnya efisiensi tersebut menunjukkan perlunya perbaikan pada unit sedimentasi dan desinfeksi. Oleh karena itu, disarankan penambahan proses koagulasi–flokulasiRendahnya efisiensi tersebut menunjukkan perlunya perbaikan pada unit sedimentasi dan desinfeksi. Oleh karena itu, disarankan penambahan proses koagulasi–flokulasi
UEUUEU Hasil: Sebanyak 50% mahasiswa memiliki pengetahuan rendah, dan 70% menyusun asuhan keperawatan dengan kualitas rendah. Sebanyak 90% responden menyatakanHasil: Sebanyak 50% mahasiswa memiliki pengetahuan rendah, dan 70% menyusun asuhan keperawatan dengan kualitas rendah. Sebanyak 90% responden menyatakan
UEUUEU Tingginya prevalensi stunting di Indonesia menuntut kader posyandu lebih aktif dalam upaya promotif dan preventif. Self-efficacy berperan penting dalamTingginya prevalensi stunting di Indonesia menuntut kader posyandu lebih aktif dalam upaya promotif dan preventif. Self-efficacy berperan penting dalam
UEUUEU untuk mengembangkan manajemen stunting yang fokus pada usia 24 – 59 bulan. Berdasarkan penelitian, maka dapat dibuat kesimpulan yaitu terdapat hubunganuntuk mengembangkan manajemen stunting yang fokus pada usia 24 – 59 bulan. Berdasarkan penelitian, maka dapat dibuat kesimpulan yaitu terdapat hubungan
UMBUMB Pendekatan GAN‑PSO dapat mengatasi masalah umum pada GAN seperti mode collapse, dimana generator G menghasilkan output seragam meskipun input z berbeda,Pendekatan GAN‑PSO dapat mengatasi masalah umum pada GAN seperti mode collapse, dimana generator G menghasilkan output seragam meskipun input z berbeda,
Useful /
UM-SORONGUM-SORONG Selain itu, kualitas udara untuk parameter kimia udara ambien masih tergolong baik, namun konsentrasi karbon monoksida (CO) perlu menjadi prioritas pemantauanSelain itu, kualitas udara untuk parameter kimia udara ambien masih tergolong baik, namun konsentrasi karbon monoksida (CO) perlu menjadi prioritas pemantauan
UM-SORONGUM-SORONG Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan dasarian di Papua Barat Daya Tahun 2020 - 2024 dan pemutakhiran ZOM9120 tipe pola musim di Papua Barat Daya adalahBerdasarkan hasil perhitungan curah hujan dasarian di Papua Barat Daya Tahun 2020 - 2024 dan pemutakhiran ZOM9120 tipe pola musim di Papua Barat Daya adalah
UEUUEU Kesimpulan: Dalam penelitian ini, sebagian besar mahasiswa Universitas Megarezky memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penanganan kasus kebakaran.Kesimpulan: Dalam penelitian ini, sebagian besar mahasiswa Universitas Megarezky memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penanganan kasus kebakaran.
UEUUEU Kesimpulan: Tindakan asepsis yang meliputi scrubbing, gowning dan gloving sebagian besar dilakukan sesuai dengan prosedur, meskipun masih ada fase yangKesimpulan: Tindakan asepsis yang meliputi scrubbing, gowning dan gloving sebagian besar dilakukan sesuai dengan prosedur, meskipun masih ada fase yang