STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA

Jurnal Kesehatan Panrita HusadaJurnal Kesehatan Panrita Husada

Kejadian darurat seringkali datang tanpa peringatan, dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Banyak faktor yang dapat memicu situasi darurat, termasuk kecelakaan, tindakan kekerasan yang membahayakan orang lain, kebakaran, penyakit, dan bencana alam. Dalam situasi ini, reaksi darurat yang cepat dan tepat sangat penting, karena ini memungkinkan pelayanan pertama kepada korban dilakukan dengan efektif. PSC 119 adalah lembaga yang berperan penting dalam pelayanan kedaruratan di suatu wilayah. Respon time diperlukan oleh PSC 119 untuk merespons panggilan darurat dan menjadi parameter penting dalam menilai efektivitas layanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana respon time mempengaruhi operasional layanan Public Safety Center (PSC) 119, keberhasilan penanganan kasus kegawatdaruratan, dan bagaimana kepuasan masyarakat terhadap layanan PSC 119 di Kabupaten Jayapura. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional study. Sampel penelitian adalah tim PSC 119 berjumlah 22 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisis chi square yang dilakukan didapatkan p value 0,010 <α=0,05, dengan OR 18,0. Kesimpulan artinya ada pengaruh respon time terhadap penerapan PSC 119 (kinerja petugas dalam layanan kegawatdaruratan pra Rumah Sakit), dan petugas yang memiliki respon time lambat memiliki 18,0 kali beresiko memiliki kinerja buruk dibandingkan dengan petugas dengan kinerja baik.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa respon time petugas dengan kategori cepat 40,9%.Kinerja petugas dengan kategori baik sebesar 54,5%.Hasil analisis chi square yang dilakukan didapatkan p value 0,010 <α=0,05, dengan OR 18,0 yang artinya ada pengaruh respon time terhadap penerapan PSC 119 (kinerja petugas dalam layanan kegawatdaruratan pra Rumah Sakit), dan petugas yang memiliki respon time lambat memiliki 18,0 kali beresiko memiliki kinerja buruk dibandingkan dengan petugas dengan kinerja baik.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi berbasis mobile untuk pelaporan darurat secara real-time agar mempercepat proses rujukan. Selain itu, perlu dilakukan integrasi teknologi AI untuk menentukan prioritas penanganan kasus darurat berdasarkan tingkat keparahan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pendirian pusat pelatihan regional untuk meningkatkan kompetensi dan koordinasi antar tim PSC 119 di seluruh wilayah Indonesia.

Read online
File size407.25 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test