STIKESHBSTIKESHB

JURKESSIAJURKESSIA

Masa remaja merupakan masa transisi dalam kehidupan yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan psikis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja puteri tentang pubertas. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 80 siswi kelas VII di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Cindai Alus Martapura Kabupaten Banjar, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penyuluhan kesehatan, 75 responden (95%) memiliki pengetahuan baik dan 4 responden (5%) memiliki pengetahuan cukup. Kesimpulan penelitian adalah adanya pengaruh signifikan penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja puteri tentang pubertas.

1) Sebelum penyuluhan kesehatan, hanya 8,8% remaja puteri memiliki pengetahuan baik tentang pubertas, 65% memiliki pengetahuan cukup, dan 26,2% memiliki pengetahuan kurang.2) Setelah penyuluhan kesehatan, pengetahuan remaja puteri meningkat menjadi 95% dengan kategori baik dan 5% cukup.3) Ada pengaruh signifikan penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja puteri tentang pubertas, dengan nilai p = 0,000 < α (0,05).

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode penyuluhan kesehatan dengan pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok atau penggunaan media digital untuk meningkatkan partisipasi remaja. Selain itu, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penyuluhan terhadap perilaku sehat remaja. Penelitian juga dapat diperluas ke institusi pendidikan lain, seperti sekolah umum atau pesantren putra, untuk membandingkan respons berbeda antara kelompok remaja putri dan putra.

Read online
File size68.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test