UTPUTP

Jurnal Teknik Sipil LATERALJurnal Teknik Sipil LATERAL

Kolam retensi merupakan salah satu sistem pengendali banjir yang berfungsi untuk menyimpan sementara limpasan air untuk mencegah banjir puncak. Kota Palembang sudah terdapat beberapa kolam retensi yang berfungsi mengendalikan banjir pada saat hujan. Akibat meningkatnya penggunaan lahan sehingga daerah resapan air berkurang. Penelitian ini membahas mengenai kelayakan pembangunan kolam retensi di wilayah Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Metode analisis data yang digunakan berfokus pada aspek kebermanfaatan, aspek hidrologi dan aspek lingkungan fisik. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebermanfaatan pembangunan kolam retensi yaitu menampung limpasan air hujan dan peningkatan estetika lingkungan sedangkan kajian aspek hidrologi menunjukkan bahwa rencana kolam retensi tersebut memiliki luas 6,55 Ha yang mampu menampung debit air besar 0,294 – 0,466 m3/det untuk periode ulang 50 tahun. Hasil kajian aspek lingkungan fisik menunjukkan bahwa proses pembangunan dan keberadaan kolam retensi ini akan berdampak pada pengaruh kualitas lingkungan.

Hasil penelitian mengenai studi kelayakan pembangunan kolam retensi di wilayah Kecamatan Sukawinatan telah selesai dilakukan.Hasil kajian mengenai aspek kebermanfaatan pembangunan kolam retensi yaitu (1) dapat menampung air hujan yang mengalir pada wilayah itu, (2) peningkatan estetika lingkungan dimana terdapatnya lahan terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.Hasil kajian aspek hidrologi menunjukkan bahwa rencana kolam retensi tersebut memiliki luas 6,55 Ha yang mampu menampung debit air besar 0,294 – 0,466 m3/det untuk periode ulang 50 tahun.Hasil kajian aspek lingkungan fisik menunjukkan bahwa proses pembangunan dan keberadaan kolam retensi ini akan berdampak pada pengaruh kualitas lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi lebih mendalam tentang dampak lingkungan dari pembangunan kolam retensi, terutama terkait dengan kualitas udara dan air di sekitar lokasi. 2. Menganalisis aspek sosial dan ekonomi dari pembangunan kolam retensi, seperti manfaat bagi masyarakat sekitar dan dampak terhadap aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. 3. Mengembangkan model simulasi hidrologi yang lebih akurat untuk memprediksi aliran permukaan dan kapasitas tampungan kolam retensi, serta mengkaji efektivitasnya dalam pengendalian banjir. 4. Meneliti kemungkinan penggunaan teknologi inovatif, seperti sistem pengendali banjir cerdas atau sistem pemantauan kualitas air real-time, untuk meningkatkan kinerja dan pengelolaan kolam retensi. 5. Mengkaji aspek keberlanjutan dan pengelolaan jangka panjang kolam retensi, termasuk strategi pemeliharaan dan pemanfaatan optimal.

Read online
File size579.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test