UNISKAUNISKA

AKUNTANSIAKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur modal yang optimal pada perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Sampel dalam penelitian ini adalah semua perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Metode analisis data dilakukan dengan cara menghitung rasio keuangan perusahaan yang terdiri dari total debt to total assets ratio, total debt to equity ratio dan long term debt to equity ratio, menghitung komposisi struktur modal tiap tahun perusahaan, menghitung biaya modal perusahaan dan menganalisis optimalisasi struktur modal dengan cara membandingkan struktur modal perusahaan dengan biaya modal (WACC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal yang optimal pada perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tperiode 2016-2018 terjadi pada tahun 2018, yaitu pada saat biaya modal rata-rata tertimbang perusahaan minimum dengan proporsi DAR sebesar 30,6%, DER sebesar 46,9% dan LDER sebesar 6,7%.

Perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2018 dalam menetapkan kebijakan struktur modalnya cenderung menggunakan modal sendiri yang lebih besar daripada modal hutang.Berdasarkan hasil analisis laporan keuangan terhadap rasio rasio keuangan perusahaan, yakni total debt to total assets (DAR), total debt to equity ratio (DER) dan long time debt to equity ratio (LDER) pada perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Wismilak Inti Makmur (WIIM) mempunyai struktur modal yang paling optimal dengan nilai WACC terendah yaitu pada tahun 2016 sebesar 0,12%, pada tahun 2017 sebesar 0,04% dan pada tahun 2018 sebesar 0,04.Hasil analisis menyatakan bahwa struktur modal yang optimal pada perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018 terjadi pada tahun 2018, yaitu pada saat biaya modal rata-rata tertimbang perusahaan minimum dengan proporsi total debt to total asset ratio (DAR) perusahaan sebesar 30,6%, total debt to equity ratio (DER) perusahaan sebesar 46,9% dan long term debt to equity ratio (LDER) perusahaan sebesar 6,7%.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan kondisi pasar terhadap struktur modal optimal perusahaan rokok di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan studi perluasan periode penelitian dan penambahan sampel perusahaan dari sektor lain untuk memperkuat generalisasi hasil. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh faktor eksternal seperti regulasi pemerintah atau tren konsumsi masyarakat terhadap optimasi struktur modal perusahaan.

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Barang Konsumsi di BEI tahun 2002... journal.feb.unpad.ac.id/index.php/jbm/article/view/34Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Barang Konsumsi di BEI tahun 2002 journal feb unpad ac index php jbm article view 34
  2. Penentuan Struktur Modal Optimal Pada Perusahaan Sektor Properti, Real Estate, dan Kontruksi yang Terdaftar... jurnal.untan.ac.id/index.php/JJ/article/view/11463Penentuan Struktur Modal Optimal Pada Perusahaan Sektor Properti Real Estate dan Kontruksi yang Terdaftar jurnal untan ac index php JJ article view 11463
Read online
File size477.76 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test