UNRAMUNRAM

Jurnal Kompilasi HukumJurnal Kompilasi Hukum

Sanksi adat Selaghian Sebambangan dalam masyarakat Serawai di Bengkulu Selatan merupakan bagian dari mekanisme kontrol sosial yang berfungsi untuk menjaga kehormatan keluarga, ketertiban sosial, dan keseimbangan hubungan kekerabatan dalam praktik perkawinan adat. Permasalahan hukum muncul ketika praktik tersebut bersinggungan dengan ketentuan hukum nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, khususnya berkaitan dengan batas usia minimum perkawinan dan kewajiban pencatatan perkawinan sebagai syarat pengakuan hukum negara. Fokus kajian diarahkan pada konstruksi normatif dan legitimasi sanksi adat Selaghian Sebambangan dalam sistem hukum adat masyarakat Serawai serta hubungannya dengan ketentuan hukum nasional dalam kerangka pluralisme hukum Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan sanksi adat Selaghian Sebambangan memiliki legitimasi sosiologis yang kuat melalui penerimaan masyarakat dan pelaksanaannya oleh lembaga adat melalui mekanisme musyawarah yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial dan kehormatan keluarga. Keberadaan norma adat tersebut diakui dalam sistem hukum nasional sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum negara dan perlindungan hak asasi manusia. Harmonisasi antara norma adat dan hukum nasional memerlukan penyelarasan yang tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat, sekaligus menjamin kepastian hukum, tertib administrasi perkawinan, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini juga mengusulkan model harmonisasi konkret yang mencakup integrasi prosedural, pembatasan norma adat, mediasi kelembagaan, serta perlindungan hak perempuan dan anak, sehingga praktik Selaghian Sebambangan tetap mempertahankan nilai budaya dan memperoleh pengakuan hukum secara formal.

Sanksi adat Selaghian Sebambangan berperan sebagai mekanisme pengendalian sosial dalam menjaga kehormatan keluarga dan keseimbangan hubungan kekerabatan di Bengkulu Selatan.Eksistensi sanksi adat ini diakui dalam sistem hukum nasional selama tidak bertentangan dengan prinsip hukum dan perlindungan hak asasi manusia.Harmonisasi antara norma adat dan hukum nasional diperlukan untuk menjaga nilai kearifan lokal sambil memastikan kepastian hukum dan perlindungan perempuan serta anak.Model harmonisasi yang diusulkan mencakup integrasi prosedural, pembatasan norma adat, serta mediasi kelembagaan untuk menjembatani perbedaan antara sistem hukum adat dan hukum positif.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pluralisme hukum terhadap penerapan sanksi adat dalam konteks perlindungan hak perempuan. Selain itu, studi tentang efektivitas mekanisme mediasi kelembagaan dalam menyelesaikan konflik perkawinan adat perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran kearifan lokal dalam merancang sistem hukum yang inklusif dan berkeadilan dapat menjadi arah baru untuk memperkuat harmonisasi antara norma adat dan hukum nasional.

  1. Harmonization of The Selaghian Sebambangan Customary Sanctions of South Bengkulu With Law No. 16 Of 2019... doi.org/10.29303/jkh.v11i1.372Harmonization of The Selaghian Sebambangan Customary Sanctions of South Bengkulu With Law No 16 Of 2019 doi 10 29303 jkh v11i1 372
  2. DOI Name 10.37893 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref email support... doi.org/10.37893DOI Name 10 37893 Values doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref email support doi 10 37893
  3. Sanctions and Legal Compliance in Marriage Registration: A Comparative Implementation of Islamic Family... doi.org/10.64929/ilsiis.v1i1.10Sanctions and Legal Compliance in Marriage Registration A Comparative Implementation of Islamic Family doi 10 64929 ilsiis v1i1 10
  4. Society - Universitas Bangka Belitung - Indonesia. pluralism cultural legitimacy reframing sasak customary... doi.org/10.33019/society.v13i1.818Society Universitas Bangka Belitung Indonesia pluralism cultural legitimacy reframing sasak customary doi 10 33019 society v13i1 818
Read online
File size214.25 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test