UNISSULAUNISSULA

JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)

Pengembangan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama dalam upaya mencapai ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia, yang memerlukan manajemen sumber daya dan infrastruktur yang memadai. Kabupaten Solok memiliki peran strategis dalam mendukung keamanan pangan nasional melalui komoditas beras. Namun, kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi masih menghadapi berbagai tantangan seperti anggaran terbatas, degradasi infrastruktur, dan partisipasi rendah dari Asosiasi Pengguna Air (P3A). Studi ini bertujuan mengidentifikasi masalah, mengevaluasi kinerja, dan merumuskan strategi peningkatan kinerja jaringan irigasi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis SWOT. Hasil menunjukkan kinerja jaringan irigasi masih dalam kategori buruk, dengan rekomendasi strategi W–O untuk memperbaikinya.

Evaluasi kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di Kabupaten Solok menunjukkan bahwa sistem saat ini masih berfungsi tetapi belum optimal.Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) di semua area studi berada di bawah ambang batas minimum 55%, disebabkan oleh masalah fisik infrastruktur, kurangnya partisipasi P3A, dan keterbatasan sumber daya.Analisis SWOT menempatkan manajemen operasi dan pemeliharaan di Kuadran III (W–O), sehingga strategi peningkatan harus fokus pada perencanaan pemeliharaan terstruktur, penguatan peran P3A, penggunaan teknologi seperti ePAKSI, dan koordinasi antar-stakeholder untuk memastikan keberlanjutan produksi pertanian dan keamanan pangan regional.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh penggunaan teknologi digital seperti ePAKSI terhadap efisiensi pemeliharaan jaringan irigasi, evaluasi model partisipasi masyarakat untuk meningkatkan keterlibatan P3A, serta analisis biaya-manfaat strategi pemeliharaan jaringan irigasi berbasis kinerja. Penelitian pertama mengeksplorasi potensi integrasi data real-time dari aplikasi ePAKSI dalam pengambilan keputusan pemeliharaan. Kedua, mempelajari pola partisipasi petani di daerah dengan kondisi infrastruktur berbeda untuk menemukan pendekatan adaptif. Ketiga, menguji efektivitas pendekatan berbasis SWOT dalam mengoptimalkan alokasi anggaran pemeliharaan berdasarkan tingkat prioritas kerusakan infrastruktur.

  1. KAJIAN PERAN SERTA PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JARINGAN IRIGASI DENGAN PENDEKATAN... Doi.Org/10.5614/Sostek.Itbj.12.30.4KAJIAN PERAN SERTA PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JARINGAN IRIGASI DENGAN PENDEKATAN Doi Org 10 5614 Sostek Itbj 12 30 4
  2. Peningkatan Kinerja Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pacal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur... Doi.Org/10.21776/Ub.Rekayasasipil/2017.011.02.6Peningkatan Kinerja Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pacal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Doi Org 10 21776 Ub Rekayasasipil 2017 011 02 6
  3. Evaluation of Water Needs and Availability in The Design of The Water Needs Masterplan on The IPDN West... doi.org/10.37385/Jaets.V7i1.8171Evaluation of Water Needs and Availability in The Design of The Water Needs Masterplan on The IPDN West doi 10 37385 Jaets V7i1 8171
  4. Analysis of Irrigation Network Operation and Maintenance Performance Improvement in Solok Regency | Vielki... doi.org/10.30659/jacee.9.1.1-15Analysis of Irrigation Network Operation and Maintenance Performance Improvement in Solok Regency Vielki doi 10 30659 jacee 9 1 1 15
Read online
File size1.13 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test