OUTLINEPUBLISHEROUTLINEPUBLISHER

Outline Journal of Economic StudiesOutline Journal of Economic Studies

Kemiskinan merupakan kondisi ketidakmampuan individu atau kelompok dalam memenuhi kebutuhan dasar minimal untuk hidup layak, yang berada di bawah garis nilai standar kebutuhan minimum, baik untuk makanan maupun non-makanan. Permasalahan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan ketidakmampuan secara ekonomi untuk memenuhi standar hidup rata-rata masyarakat di suatu daerah, tetapi juga mencakup ketidakberdayaan sosial dan politik yang meluas. Kondisi ini ditandai dengan rendahnya kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, sandang, dan papan, serta kurangnya akses dan kesempatan dalam berbagai aspek kehidupan.

Jumlah penduduk memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Tapanuli Utara, sementara tingkat pengangguran tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial.Namun, secara bersama-sama, jumlah penduduk dan tingkat pengangguran berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.Koefisien determinasi (R²) sebesar 83,1% menunjukkan bahwa dua variabel tersebut menjelaskan mayoritas variasi tingkat kemiskinan, dengan sisa 16,9% disebabkan oleh faktor lain.Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian pertumbuhan penduduk dan penguatan kebijakan ketenagakerjaan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran pendidikan dalam mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, analisis dampak program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesempatan kerja dan distribusi sumber daya ekonomi perlu dikembangkan. Terakhir, studi tentang hubungan antara kebijakan pembangunan regional dan dinamika kemiskinan di wilayah lain di Indonesia dapat menjadi arah penelitian baru untuk memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan secara nasional.

Read online
File size245.96 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test