UINSIUINSI

Borneo Islamic Finance and Economics JournalBorneo Islamic Finance and Economics Journal

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor keuangan. Salah satu inovasi yang menonjol adalah hadirnya teknologi finansial (financial technology/fintech), yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan keuangan dengan lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa melalui prosedur konvensional yang kompleks. Fintech memfasilitasi sistem pembayaran elektronik, investasi digital, hingga pinjaman online melalui berbagai platform berbasis aplikasi. Di Indonesia, adopsi fintech semakin meluas, khususnya dalam bentuk sistem pembayaran berbasis kode QR seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai standar nasional. QRIS menjadi sarana transaksi nontunai yang populer di kalangan generasi muda karena kemudahan dan efisiensinya. Namun, muncul kekhawatiran terkait tingkat kepercayaan konsumen terhadap layanan tersebut, terutama dalam aspek keamanan, transparansi, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Dalam konteks masyarakat Muslim, kepercayaan terhadap layanan keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknis, tetapi juga oleh kepatuhan layanan tersebut terhadap ajaran Islam. Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan umat, Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadirkan layanan mobile banking dan fitur QRIS yang telah disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Upaya ini diperkuat melalui rujukan Fatwa DSN-MUI No. 200/DSN-MUI/VIII/2024 tentang Uang Elektronik Berbasis Server, yang menyatakan bahwa transaksi digital diperbolehkan dalam Islam selama memiliki akad yang sah, tidak mengandung unsur haram, dan disupervisi oleh Dewan Pengawas Syariah (DSN-MUI, 2024). Fatwa ini juga menegaskan pentingnya transparansi, keadilan, dan kehalalan objek transaksi dalam seluruh proses layanan keuangan digital. Namun, meskipun layanan seperti QRIS BSI telah dikembangkan dengan mengedepankan prinsip syariah, tidak semua pengguna memahami mekanisme dan akad yang digunakan dalam transaksi tersebut. Mahasiswa sebagai generasi digital native dan konsumen aktif layanan keuangan digital memiliki karakteristik unik: mereka cepat beradaptasi terhadap teknologi, tetapi belum tentu memiliki pemahaman mendalam tentang prinsip syariah. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji sejauh mana pemahaman dan persepsi terhadap kepatuhan syariah dapat memengaruhi kepercayaan mereka terhadap layanan keuangan digital yang ditawarkan oleh bank syariah.

Berdasarkan hasil dari uji analisis dan pembahasan sebelumnya, maka dapat disimpulkan hasil dari penelitian ini adalah.Variabel teknologi finansial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen pengguma QRIS Mbanking BSI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat dalam layanan finansial digital, semakin besar kepercayaan konsumen dalam menggunakannya dan Kesimpulan yang kedua variabel Kepatuhan Syariah juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen pengguna QRIS Mbanking BSI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen muslim lebih percaya menggunakan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar memperluas objek dan populasi di luar mahasiswa serta mempertimbangkan variabel lain seperti religiusitas atau pengalaman digital, guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kepercayaan konsumen dalam menggunakan layanan keuangan syariah berbasis teknologi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana literasi keuangan syariah dapat ditingkatkan di kalangan mahasiswa, agar pemanfaatan fintech tidak hanya praktis tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai Islam yang diyakini oleh pengguna. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang prinsip-prinsip syariah dalam layanan keuangan digital, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan penggunaan layanan tersebut.

Read online
File size427.35 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test