STEKOMSTEKOM

Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiKompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi

Kemajuan teknologi dalam sistem pembayaran telah menggantikan peran uang tunai dengan pembayaran non-tunai, memudahkan masyarakat bekerja lebih efektif dan efisien melalui layanan keuangan digital atau financial technology. Perkembangan informasi dan teknologi yang pesat juga mendukung perluasan ekonomi digital dan mempercepat arus keuangan nasional. Khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997-2012, tumbuh dan berkembang dalam era digital dengan akses internet yang selalu tersedia dan terintegrasi secara global. Pada 17 Agustus 2019, Bank Indonesia merilis standar Quick Response Code (QR) untuk pembayaran melalui aplikasi e-money berbasis server, e-wallet, atau mobile banking yang disebut Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z berdasarkan pada Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 275 responden yang dikumpulkan melalui kuesioner online. Data dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, kondisi yang memfasilitasi, dan pengaruh sosial memiliki pengaruh positif terhadap perilaku penggunaan QRIS. Sebaliknya, ekspektasi usaha tidak memiliki pengaruh. Temuan ini diharapkan dapat mendukung strategi untuk meningkatkan adopsi QRIS di kalangan Generasi Z.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi berpengaruh terhadap perilaku penggunaan QRIS pada Generasi Z.Sementara itu, ekspektasi usaha tidak menunjukkan pengaruh signifikan.Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang berkaitan dengan manfaat yang dirasakan, dukungan sosial, dan ketersediaan infrastruktur yang memadai memainkan peran penting dalam mendorong adopsi QRIS di kalangan Generasi Z.Oleh karena itu, strategi pemasaran dan edukasi QRIS perlu lebih menekankan pada manfaat praktis, membangun kesadaran sosial, dan memastikan ketersediaan infrastruktur yang mendukung.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran emosi dan kepercayaan dalam memengaruhi perilaku penggunaan QRIS, mengingat Generasi Z sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor subjektif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai strategi pemasaran QRIS dalam menjangkau segmen Generasi Z yang berbeda, seperti berdasarkan tingkat pendapatan atau gaya hidup. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penggunaan QRIS terhadap inklusi keuangan di kalangan Generasi Z, dengan fokus pada kelompok yang kurang terlayani oleh sistem keuangan formal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perilaku penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z dan berkontribusi pada pengembangan strategi yang lebih efektif untuk mendorong adopsi dan inklusi keuangan.

  1. Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi (KOMPAK) | Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi... journal.stekom.ac.id/index.php/kompak/issue/view/114Vol 17 No 2 2024 Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi KOMPAK Kompak Jurnal Ilmiah Komputerisasi journal stekom ac index php kompak issue view 114
Read online
File size1.4 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test