UMGOUMGO
Jurnal Ilmu Komputer (JUIK)Jurnal Ilmu Komputer (JUIK)Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran bahasa Inggris pada pendidikan tinggi vokasi selaras dengan kebutuhan komunikasi profesional dan karakteristik pengguna media pembelajaran digital. Namun, bahan ajar English Grammar, khususnya materi verb tenses, pada Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Universitas Negeri Gorontalo belum sepenuhnya mengakomodasi kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran melalui identifikasi target needs dan learning needs dari perspektif English for Specific Purposes (ESP) serta user needs dari perspektif User-Centered Design (UCD) sebagai dasar penyusunan Design Requirements Specification bagi pengembangan modul digital English Grammar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan needs analysis sebagai kerangka analisis yang mengintegrasikan perspektif ESP dan UCD. Data dikumpulkan dari 29 mahasiswa semester pertama melalui kuesioner, asesmen diagnostik, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis interaktif, triangulasi sumber, serta requirements analysis and synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami pentingnya verb tenses dalam komunikasi bidang rekayasa perangkat lunak, tetapi masih mengalami kesenjangan kemampuan, terutama pada kelompok perfect tenses. Mahasiswa juga mengharapkan modul digital yang kontekstual, interaktif, dilengkapi visualisasi konsep, umpan balik langsung, dan mudah diakses melalui perangkat bergerak. Integrasi temuan dari perspektif ESP dan UCD menghasilkan Design Requirements Specification yang mencakup spesifikasi konten, konteks, strategi pembelajaran, antarmuka, interaksi, dan platform sebagai landasan konseptual bagi pengembangan modul digital pada penelitian selanjutnya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi perspektif English for Specific Purposes (ESP) dan User-Centered Design (UCD) memungkinkan proses analisis kebutuhan dilakukan secara lebih komprehensif dibandingkan apabila kedua pendekatan digunakan secara terpisah.Perspektif ESP memberikan dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran bahasa (learning needs dan target needs), sedangkan perspektif UCD memperluas analisis dengan mengidentifikasi karakteristik pengguna, konteks penggunaan, serta kebutuhan pengguna terhadap modul digital (user needs).Integrasi kedua perspektif tersebut menghasilkan Design Requirements Specification yang menjadi luaran utama penelitian sekaligus dasar konseptual bagi tahap perancangan modul digital pada penelitian pengembangan berikutnya.Berdasarkan hasil analisis, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak memerlukan pembelajaran English Grammar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan aturan kebahasaan, tetapi juga pada kemampuan menerapkan verb tenses dalam konteks komunikasi akademik dan profesional, seperti penyusunan project report, bug report, software documentation, dan bentuk dokumentasi teknis lainnya.Di sisi lain, mahasiswa juga mengharapkan modul digital yang mampu mendukung proses belajar secara mandiri melalui penyajian materi yang kontekstual, latihan bertahap, visualisasi konsep, umpan balik langsung, serta antarmuka yang mudah digunakan pada perangkat bergerak.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan prototipe modul digital berdasarkan Design Requirements Specification yang telah dirumuskan untuk menguji efektivitasnya secara empiris. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan studi ke program studi vokasi lainnya, seperti Teknologi Informasi atau Sistem Informasi, untuk memastikan spesifikasi kebutuhan yang dihasilkan bersifat universal. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi teknologi AI dalam modul digital untuk memberikan rekomendasi pembelajaran personalisasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan individu mahasiswa.
| File size | 813.5 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
FOUNDAEFOUNDAE Asimetri antar anggota tubuh (persen) dihitung untuk Duduk Dinding SL dan Lompat Hop Tiga. Uji-t berpasangan dilaporkan dengan 95% CI, Cohens dz, HedgesAsimetri antar anggota tubuh (persen) dihitung untuk Duduk Dinding SL dan Lompat Hop Tiga. Uji-t berpasangan dilaporkan dengan 95% CI, Cohens dz, Hedges
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Dengan demikian, penanaman kembali falsafah Habonaron do bona terhadap setiap aspek kehidupan masyarakat Simalungun akan mendorong setiap orang untuk melakukanDengan demikian, penanaman kembali falsafah Habonaron do bona terhadap setiap aspek kehidupan masyarakat Simalungun akan mendorong setiap orang untuk melakukan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles and Humberman yaitu dengan Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkanSedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles and Humberman yaitu dengan Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran project based learning mendorong keterlibatan aktif siswa, (2) Hasil belajar Sejarah KebudayaanHasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran project based learning mendorong keterlibatan aktif siswa, (2) Hasil belajar Sejarah Kebudayaan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Proses studi kepustakaan dilakukan dengan meninjau literatur dan menganalisis topik terkait yang dikombinasikan. Sumber data yang digunakan berasal dariProses studi kepustakaan dilakukan dengan meninjau literatur dan menganalisis topik terkait yang dikombinasikan. Sumber data yang digunakan berasal dari
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Banyak dari mereka tidak mencerminkan diri sebagai Muslim yang moral dan berperilaku baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan metodeBanyak dari mereka tidak mencerminkan diri sebagai Muslim yang moral dan berperilaku baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan metode
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asyari tentang pendidikan karakter dalam buku Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansiTemuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asyari tentang pendidikan karakter dalam buku Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansi
Useful /
NIPAMOFNIPAMOF Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara ketiga variabel tersebut secara parsial, namun juga memberikanTemuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara ketiga variabel tersebut secara parsial, namun juga memberikan
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Kedua, gereja dan orang tua memiliki cara yang efektif dalam menangani generasi muda yang sedang menghadapi depresi. Ketiga, generasi muda dapat sembuhKedua, gereja dan orang tua memiliki cara yang efektif dalam menangani generasi muda yang sedang menghadapi depresi. Ketiga, generasi muda dapat sembuh
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Prinsip penilaian meliputi keandalan, kesahihan, dan kewajaran. Teknik penyusunan instrumen penilaian PAI umumnya menggunakan tes tertulis, seperti pilihanPrinsip penilaian meliputi keandalan, kesahihan, dan kewajaran. Teknik penyusunan instrumen penilaian PAI umumnya menggunakan tes tertulis, seperti pilihan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Dan pelaksanaannya memiliki target untuk menyelesaikan pembahasan dalam kitab mabahits fii ilmi mawaris dalam 2 semester. Artinya setiap satu semesterDan pelaksanaannya memiliki target untuk menyelesaikan pembahasan dalam kitab mabahits fii ilmi mawaris dalam 2 semester. Artinya setiap satu semester